Arsip digital hasil perekaman arsitektur Gereja Notre Dame, Prancis, di tahun 2015. (National Geographic)
Arsip digital hasil perekaman arsitektur Gereja Notre Dame, Prancis, di tahun 2015. (National Geographic)

Restorasi Notre Dame Pakai Arsip Digital

Teknologi teknologi
Cahyandaru Kuncorojati • 17 April 2019 10:47
Jakarta: Kebakaran yang melanda banguna gereja bersejarah di Prancis, Notre Dame, yang dibangun pada abad-ke12 menyisakan duka mendalam. Bangunan ini sudah berdiri dan menjadi saksi sejarah negara tersebut. Kejadian ini menyisakan rasa sedih yang juga ramai di internet.
 
Kini pemereintahan Prancis berkomitmen untuk melakukan restorasi bangunan bersejarah tersebut. Presiden Emmanuel Macron menyatakan akan menyiapkan dana termasuk kampanye penggalangan dana untuk proseso restorasi.
 
Meskipun bangunan utama dari Gereja Notre Dame masih terselamatkan namun bagian ikonik bangunan ada yang habis dilalap api. Kabar baiknya bangunan tersebut sudah sempat direkam menjadi sebuah arsip digital.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dikutip dari ExtremeTech, di tahun 2015 seorang ahli sejarah seni bernama Dr. Andrew Tallon sudah menciptakan arsip digital yang merekam arsitektur utuh dari banguann tersebut. Jadi arsip digital ini bisa digunakan sebagai panduan restorasi atau rekonstruksi bangunan Gereja Notre Dame.
 
Di tahun 2015, Tallon menggunakan laser yang ditembakkan ke seluruh bagian bangunan baik dalam. Selluruh titik laser yang ditembakkan kemudian dipetakan menjadi sebuah model tiga dimensi yang menampilan rancang bangunan atau arsitektur Gereja Notre Dame.
 
Dengan menghitung jarak tembakan laser ke bagian bangunan serta pantulannya diterima kembali, Tallon bisa mendapatkan ukuran ruang maupun bagian bangunan dengan cukup presisi. Jadi Gereja Notre Dame seperti dipindai atau scan untuk mendapatkan desain utuh bangunan tersebut.
 
Tentu saja hasil pemindaian ini diverifikasi dengan hasil dokumentasi piktorial berupa foto dari Gereja Notre Dame serta ukuran fisik yang tercatat dalam perekamana bangunan bersejarah tersebut.
 
Di tahun 2015, National Geographic sempat membuat dokumentasi dari proyek yang dilakoni Tallon dalam video yang dilampirkan di akhir berita ini.
 
Hasilnya, Tallon bisa menemukan bahwa pembangunan Gereja Notre Dame di masa lalu juga memiliki konstruksi yang tidak pas sehingga membuat beberapa bagian tidak simetris. Lebih lanjut lagi riset Tallon juga bisa menemukan tahapan pembangunan gereja tersebut di masa lalu.
 
Tallon sendiri sudah wafat namun arsip digitalnya bisa menjadi salah satu implementasi teknologi bisa perawatan bangunan bersejarah.
 
Teknologi laser untuk pemetahaan grafis sebetulnya juga sudah sering digunakan termasuk pada kemampuan mobil otonom untuk mengenali jalan dan objek yang ada di sekitarnya sehingga tidak menabrak.
 

 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif