Ilustrasi.
Ilustrasi.

Curi Chip Militer, Profesor Ini Dihukum 219 Tahun Penjara

Teknologi teknologi
Ellavie Ichlasa Amalia • 08 Juli 2019 11:58
Jakarta:Seorang profesor dari University of California mendapatkan hukuman penjara maksimal selama 219 tahun setelah dinyatakan bersalah menyelundupkan chip untuk militer ke Tiongkok.
 
Ialah Yi-Chi Shih, ahli teknik listrik dan profesor tambahan di UCLA. Dia dinyatakan bersalah oleh pengadilan Los Angeles, ungkap pihak berwajib dalam pernyataan resmi. Dia juga dinyatakan bersalah atas melakukan ekspor ilegal dan penipuan beberapa kali, lapor The Verge.
 
Shih dan Kiet Ahn Mai, tertuduh lainnya, ditemukan bekerja bersama untuk menipu perusahaan manufaktur chip Amerika Serikat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut penuntut, Mai berpura-pura sebagai calon konsumen untuk mendapatkan desain chip dari perusahaan yang tak disebutkan namanya itu. Kemudian, dia mengirimkan chip itu ke Tiongkok melalui jalur ilegal.
 
Dalam pernyataan resmi, penuntut berkata, Shih menjabat sebagai presiden di perusahaan chip Tiongkok yang mendapatkan kiriman chip ilegal tersebut. Dia membayar operasi ini melalui akun bank AS. Dia mendapatkan dananya dari perusahaan lain di Tiongkok.
 
Chip yang dicuri digunakan dalam misil, sistem pengendali misil, pesawat tempur, perang elektronik, sistem pencegah perang elektronik, dan radar.
 
Espionase industri merupakan salah satu alasan memburuknya hubungan antara AS dan Tiongkok. Sebelum ini, AS telah menuduh perusahaan Tiongkok, termasuk Huawei, mencuri teknologi dari perusahaan AS.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif