Huawei menggulirkan update software untuk P30 Pro, terfokus dalam meningkatkan kualitas gambar kamera.
Huawei menggulirkan update software untuk P30 Pro, terfokus dalam meningkatkan kualitas gambar kamera.

Huawei Pasang Pembaruan ke Kamera Huawei P30 Pro

Teknologi huawei
Lufthi Anggraeni • 08 Juni 2019 14:08
Jakarta: Huawei menggulirkan update untuk P30 Pro yang terfokus dalam meningkatkan kualitas gambar kamera perangkat unggulannya. Firmware ini berukuran 316MB dan diklaim menjadikan warna tampil lebih alami dan otentik.
 
GSM Arena melaporkan, jika dibandingkan dengan hasil foto yang dipotret sebelum update tersebut, foto setelah update tampil dengan penyesuaian pada suhu warna dan algoritma HDR. Kontras pada gambar juga dikurangi sehingga tampilannya menjadi lebih alami.
 
Update dengan nomor kode 9.1.0.161 juga didukung oleh perbaikan untuk video dengan kamera depan, serta untuk notifikasi pada halaman lockscreen pada saat perangkat menggunakan wallpaper dinamis.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Seperti sebagian besar update sebelumnya, update ini digulirkan secara berkala dan membutuhkan waktu untuk tersedia di perangkat Huawei P30 Pro di seluruh dunia. Namun hal ini mengindikasikan bahwa Huawei terfokus dalam menghadirkan update software pada perangkatnya meski tengah mengalami masa sulit.
 
Sebelumnya, Huawei mendaftarkan dokumen paten di Eropa dengan nama Ark OS, Huawei Ark OS, Ark, dan Huawei Ark. Huawei telah mendaftarkan paten ini pada bulan Maret lalu kepada German Patent and Trademark Office (DPMA) untuk antarmuka smartphone.
 
Dokumen paten ini didukung oleh rangkaian screenshot, mengungkapkannya bukan sebagai antarmuka Android yang saat ini digunakan oleh Huawei.
 
Screenshot ini juga menampilkan aplikasi Android dan masih belum diketahui pasti gambar tersebut merupakan OS baru Huawei dengan dukungan Android atau UI berbasis Android yang tengah dikembangkannya.
 
Huawei dilaporkan mempersiapkan sistem operasi karyanya untuk menggantikan Android, sebagai dampak dari pemutusan kerja sama dengan Google sebagai sebagai akibat penempatan perusahaan asal Tiongkok ini pada daftar U.S. Commerce Department Entity List untuk alasan keamanan.
 
Sementara itu, Rusia menyambut kerja sama Huawei dengan salah satu operator terbesar di negaranya. Pemerintah Rusia berkata, Huawei akan membantu mereka untuk mengembangkan jaringan nirkabel berkecepatan tinggi generasi baru, yaitu 5G.
 
Perjanjian itu ditandatangani pada hari Kamis, 6 Juni 2019, yang juga merupakan hari pertama kunjungan tiga hari Presiden Tiongkok Xi Jinping ke Rusia.
 
Keputusan Rusia menunjukkan bahwa tampaknya opini dunia akan Huawei akan terpecah. Sebagian negara akan tetap menggunakan peralatan telekomunikasi dari Huawei, sementara sebagian yang lain tidak.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif