Nusantics mengumumkan perolehan pendanaan dan dewan komisaris baru, Triawan Munaf.
Nusantics mengumumkan perolehan pendanaan dan dewan komisaris baru, Triawan Munaf.

Nusantics Terima Dukungan dari East Venture

Teknologi teknologi
Lufthi Anggraeni • 12 Januari 2021 15:31
Jakarta: Nusantics mengumumkan penggalangan modal dengan nilai yang tidak dipublikasikan dalam pendanaan Seri A yang dipimpin oleh East Ventures. Pendanaan dari East Ventures ini merupakan lanjutan dari pendanaan sebelumnya.
 
Modal segar ini disebut sebagai buah dari capaian pertumbuhan bisnis Nusantics dan kesigapan mereka dalam merespons disrupsi yang terjadi akibat pandemi Covid-19. Nusantics berhasil menggunakan kemampuan perusahaan dalam riset mikrobioma untuk mengembangkan dua generasi alat uji (test kit) Covid-19.
 
Dua generasi test kit Covid-19 ini berbasis PCR dengan tingkat sensitivitas dan spesifitas tinggi. Selain itu, test kit tersebut juga mampu mendeteksi beragam mutasi virus Corona di Indonesia, termasuk strain virus yang baru-baru ini mewabah di Inggris.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Kami berencana mengembangkan produk baru, yaitu test kit yang dapat mendeteksi virus melalui sampel air liur. Penggunaan air liur meningkatkan efisiensi, tingkat keselamatan tenaga medis, dan membuat proses pengambilan sampel menjadi lebih nyaman,” ujar CTO Nusantics Revata Utama.
 
Revata juga menjelaskan bahwa metode uji ini juga memungkinkan deteksi potensi penularan karena dapat membedakan sampel yang lebih menular atau infectious. Selain itu, Nusantics juga mengklaim akan terus melakukan optimasi agar test kit yang selama ini diproduksi dapat digunakan di semua jenis mesin PCR di Indonesia.
 
Sebagai informasi, alat uji generasi pertama telah distribusikan ke 19 provinsi di penjuru Indonesia sebagai bagian dari gerakan Indonesia PASTI BISA berkolaborasi dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).
 
Kemudian, Nusantics bermitra dengan PT Bio Farma (Persero) dalam pengembangan alat uji generasi kedua yang memangkas proses diagnosis pengujian menjadi 3x lebih cepat. Alat uji ini juga terbukti masih relevan dengan mutasi virus terkini yang terdeteksi mewabah di Inggris. 
 
Bio Farma telah memproduksi dan memasarkan kedua generasi test kit tersebut, dengan kapasitas produksi 1,5 juta test kit per bulan yang bisa ditingkatkan hingga 3 juta test kit per bulan.
 
Nusantics juga mengumumkan Venture Advisor East Ventures Triawan Munaf sebagai anggota Dewan Komisaris di Nusantics.
 
(MMI)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif