Ilustrasi: Mehrnews
Ilustrasi: Mehrnews

Melihat Peluang Aplikasi E-Commerce di Bulan Ramadan

Teknologi teknologi corporate ecommerce
Lufthi Anggraeni • 24 Maret 2020 08:22
Jakarta: Bulan Ramadan akan segera tiba, umat Muslim di seluruh dunia sedang menyiapkan diri untuk menyambut bulan penuh introspeksi, upaya memperbaiki diri, dan disiplin. Sebagai hari raya terbesar bagi umat muslim, ini juga menjadi momen perayaan, dengan puncaknya yaituIdul Fitri, "Festival Buka Puasa", yang akan jatuh di sekitar tanggal 23 Mei untuk tahun ini.
 
Bulan Ramadan ini juga memengaruhi cara dan waktu yang dihabiskan oleh konsumen saat menggunakan ponsel. Data baru dari Adjust menunjukkan bahwa kegiatan dalam aplikasi meningkat untuk berbagai kategori selama bulan Ramadan tahun lalu.
 
Adjust menganalisis 13.536 aplikasi yang berbasis di United Arab Emirates, Arab Saudi, Turki, Indonesia, Malaysia dan Singapura pada bulan Maret - Juni 2019. Baseline yang digunakan untuk perbandingan pra-Ramadan adalah Maret 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Adjust, aplikasi ecommerce mengalami peningkatan terbesar dari jumlah sesi dan pendapatan. Ramadan juga ditandai dengan perubahan besar dalam cara berpikir, bertindak, dan berbelanja jutaan orang di seluruh dunia dan merek dapat menggunakan pengetahuan ini untuk berhubungan dengan pengguna melalui pemasaran yang relevan dan autentik selama bulan ini.
 
Aplikasi ecommerce menjadi 'pemenang' selama bulan Ramadan, dengan jumlah sesi yang meningkat sebesar 34 persen dan pendapatan yang meningkat sebesar 63 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya.
 
Pendapatan memuncak pada tanggal 26 Mei, sekitar seminggu sebelum Idul Fitri, saat pengguna membeli hadiah di detik-detik terakhir dan menyiapkan diri untuk perayaan. Data menunjukkan bahwa jumlah instalasi, sesi, dan pendapatan menurun secara signifikan pada tanggal 3-5 Juni karena pengguna lebih berfokus untuk merayakan Idul Fitri.
 
Brandjuga mengharapkan pendapatan tinggi yang sama di musim liburan tahun ini. “Selama periode Ramadan tahun 2019, Mucho melihat 60 persen peningkatan padagross merchandise value(GMV) antara bulan April dan Mei," katale Ming Chen, CEO Mucho.
 
"Tahun ini, di tengah situasi wabah Covid-19 yang menyebabkan beberapa disrupsi pada rantai suplai, tim kami masih berharap dapat melihat peningkatan GMV yang sama di bulan Ramadan tahun ini. Sebagian besar hal ini terjadi karena faktanya masyarakat tinggal di rumah, menjalankan pembatasan interaksi, karena itu mereka akan berbelanja daring lebih banyak selama periode Ramadan.”
 
Aplikasi bisnis seperti perbankan juga memuncak pada tanggal 30 Mei, naik sebesar 65 persen dibandingkan rata-rata bulanan. Kenaikan ini antara lain karena konsumen sedang melakukan menganalisis kondisi keuangan mereka menjelang akhir bulan. Selain itu, banyak pengguna mengajukan pinjaman untuk membiayai liburan pasca-Ramadan.
 
Sementara itu, aplikasi makanan dan minuman mengalami penurunan karena para pengguna berpuasa sejak matahari terbit hingga matahari terbenam. Jumlah sisi menurun sebesar 33 persen dalam satu malam sejak hari pertama Ramadan dan tetap rendah hingga kemudian mulai meningkat kembali setelah Idul Fitri.
 
Secara umum, aplikasi makanan dan minuman mencatat penurunan sebesar 24 persen dari jumlah sisi dan penurunan sebesar 27 persen dari pendapatan dibandingkan dengan bulan sebelumnya.
 
(MMI)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif