Rumor ini awalnya menyebut Nvidia tengah menjajaki pembelian perusahaan OEM atau ODM sebagai bagian dari strategi untuk memperluas posisinya di pasar PC, termasuk segmen laptop.
Meski begitu, Nvidia menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar dan tidak ada pembicaraan terkait akuisisi produsen PC.
Dikutip dari laporan WCCF Tech, perwakilan NVIDIA menyebut dalam pernyataannya bahwa “the media report is false” atau laporan yang beredar di media adalah salah. Mereka sama sekali tidak sedang dalam proses akuisisi produsen PC.
Pernyataan ini sekaligus membantah laporan sebelumnya yang menyebut perusahaan telah melakukan negosiasi selama lebih dari satu tahun untuk mengakuisisi perusahaan besar di sektor PC atau server.
Rumor tersebut juga mengklaim bahwa pembicaraan telah mendekati tahap finalisasi, meski tidak disertai detail spesifik terkait target akuisisi maupun tujuan strategisnya.
Spekulasi ini muncul di tengah indikasi bahwa Nvidia tengah memperluas fokusnya di industri PC, khususnya melalui pengembangan chip laptop.
Dalam laporan tersebut, disebutkan bahwa perusahaan memiliki target untuk menghadirkan chip laptopnya ke hingga 150 juta perangkat, sebagai bagian dari upaya memperluas pangsa pasar.
Jika akuisisi benar terjadi, langkah tersebut disebut berpotensi membuat NVIDIA tidak hanya sebagai produsen komponen, tetapi juga pemain langsung di pasar PC.
Saat ini, Nvidia disebut memiliki lebih dari 90% pangsa pasar GPU, serta menjalin kerja sama dengan berbagai mitra industri. Beberapa mitra tersebut mencakup perusahaan seperti MSI, ASUS, dan Gigabyte di sektor GPU, serta Dell dan HP di pasar PC yang lebih luas.
Laporan juga sempat menyinggung kemungkinan ketertarikan terhadap OEM asal Taiwan, meski tidak ada konfirmasi lebih lanjut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News