Desain smartphone layar lipat Huawei. (Letsgodigital)
Desain smartphone layar lipat Huawei. (Letsgodigital)

Huawei dan Samsung Berlomba Rilis Ponsel Layar Lipat?

Teknologi samsung huawei
Cahyandaru Kuncorojati • 27 Juli 2018 10:00
Jakarta: Samsung boleh mendominasi pasar smartphone Android di dunia, tapi Huawei ingn lebih dulu merilis smartphone lipat tahun depan sebelum Samsung melakukannya.
 
Dikutip dari Nikkei Asian Review, seorang analis memastikan bahwa vendor asal Tiongkok itu telah memiliki rencana tersebut. Rencananya, Huawei akan menggunakan teknologi layar pasokan perusahaan bernama BOE Technology Group.
 
Layar lengkung ini menggunakan teknologi flexible organic lighting-emitting diode display,yang disebut masih tidak secanggih panel lengkung AMOLED buatan Samsung atau OLED buatan LG.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Perlu diketahui bahwa panel layar OLED sejauh ini masih menjadi teknologi yang mendukung untuk dibuat melengkung. Namun, biaya pembuatannya sangat mahal.
 
"Huawei dikabarkan berencana merilis produk smartphone lipat buatannya sebesar 20.000 hingga 30.000 unit atau lebih kecil lagi untuk gelombang pertama. Tujuannya adalah untuk menunjukkan kecanggihan teknologi mereka sehingga menarik perhatian media dan kalangan industri," ungkap informan dari Huawei.
 
Pendapat lain dari konsultan sekaligus analis Yuanta Investment Consulting Jeff Pu menyebutkan bahwa Huawei berencana merilis produk ini di awal tahun 2019. Huawei disbeut ingin menjadi yang pertama, meskipun pasokan bisnis panel layar tersebut tidak akan sebesar Samsung.
 
Samsung sendiri akan merilis smartphone layar lipat di pertengahan paruh pertama tahun 2019 dalam rangka memperingati ulang tahun ke-10 seri Samsung Galaxy. Dari sini, muncul dugaan bahwa produk tersebut adalah Samsung Galaxy X.
 
BOE Technology Group sendiri disebut sudah merambah industri panel layar OLED, tapi sebatas untuk produk televisi dan sejenisnya. Para pengamat industri menganggap apabila merek berhasil lebih baik dari Samsung, bisa saja nantinya Apple memilih mereka menjadi pemasok layar iPhone menggantikan Samsung.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi