Zuckerberg Berhutang Pada Gates
CEO Facebook Mark Zuckerberg.
Jakarta: Bill Gates berkata, Mark Zuckerberg "berhutang" padanya atas saran yang salah satu pendiri Microsoft itu berikan pada sang CEO Facebook. 

Gates menjadi mentor dan panutan bagi Zuckerberg, baik dalam bisnis dan juga filantropi. Dia menyarankan Zuckerberg, yang juga tidak lulus dari Harvard, untuk berhati-hati akan pendapat regulator, menurut profil Zuckerberg yang ditulis oleh The New Yorker.

Pelajaran ini Gates dapatkan 20 tahun lalu ketika pemerintah federal menuduh Microsoft melakukan monopoli. 


Ketika itu, Gates memberitahu Kongres bahwa, "industri software komputer tidak memiliki masalah dan tidak ada yang perlu diperbaiki."

Namun, Departemen Keadilan tidak puas dengan testimoni Gates. Dalam waktu beberapa bulan, mereka menuntut Microsoft atas dasar pelanggaran peraturan antitrust. Hal ini memaksa Microsoft untuk beradu dengan pemerintah di pengadilan selama bertahun-tahun, lapor CNET

Gates mengaku bahwa dia menyesal karena dia "mengolok-olok" regulator dan mendorong Zuckerberg untuk tahu apa yang terjadi di pemerintahan. "Saya bilang, 'Buat kantor di sana -- sekarang,'" kata Gates. "Dan Mark melakukan itu dan dia berhutang pada saya sekarang."

Saran Gates terbukti membantu ketika Zuckerberg dipanggil oleh Kongres pada bulan April terkait skandal kebocoran data pengguna.

Facebook adalah perusahaan yang besar dan mereka tidak selalu transparan terkait cara mereka bekerja. Kongres sempat tertarik untuk membuat regulasi untuk Facebook dan perusahaan media sosial lainnya. 

Meskipun para senator -- yang tidak semuanya mengerti teknologi -- memberikan banyak pertanyaan tentang cara Facebook mendapatkan uang dan Zuckerberg menjawabnya dengan sabar dan sopan. Kehadiran Zuckerberg dianggap membantu Facebook untuk memenangkan hati Kongres. 



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.