Menkominfo Johnny G. Plate.
Menkominfo Johnny G. Plate.

Menkominfo Johnny G. Plate Resmikan 18 BTS 4G di Labuan Bajo

Teknologi Kominfo teknologi telekomunikasi
Cahyandaru Kuncorojati • 13 November 2020 17:57
Jakarta: Kementerian Komunikasi dan Informatikan (Kominfo) mengumumkan telah meresmikan infrastruktur BTS 4G yang dibangun oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) di kawasan Labuan Bajo dan di antara di Desa Komodi.
 
Peresmian ini dilakukan bersama Menkominfo Johnny G. Plate, Direktur Utama BAKTI Anang Latif, Kepala Desa Komodo Haji Aksa, dan Wagub NTT, Joseph Nae Soi secara virtual lewat konferensi video.
 
18 BTS 4G yang dibangun dan beroperasi ini dijelaskan Menkominfo Johnny sebagai bagian dari rencana Presiden Joko Widodo untuk membangun infrastruktur pendukung Destinasi Pariwisata Super Prioritas di Manggarai barat, Labuan Bajo, Komodo.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sebagai contoh, membangun bandara, pelabuhan, jalan, kita lihat dengan mata, kepala, saksikan sendiri secara fisik, bisa lihat langsung. Tetapi, membangun telekomunikasi, sebagai contoh, menggelar fiber optik di dasar laut, tidak ada yang bisa lihat itu," ujar Menkominfo.
 
"Namun harus tetap dibangun, hasilnya yang kita rasakan ada sinyal," tambahnya. Menkominfo Johnny mengharapkan setelah adanya internet maka pemanfaatan dan pembangunan di kawasan tersebut tetap berkelanjutan dengan menyertakan peran aktif masyarakat sekitar.
 
"Saya tetap berkeyakinan bahwa pembangunan yang sukses, apabila kelibatan dan keikutsertaan masyarakat tetap aktif di dalamnya. Masyarakat jangan sampai menjadi penonton, tetapi menjadi partisipan aktif pembangunan nasional kita, termasuk di Pulau Komodo," tandasnya.
 
Pembangunan infrastruktur telekomunikasi di sini belum selesai. Direktur Utama BAKTI, Anang Latif, menyebut bahwa saat ini baru 18 dari 21 BTS yang diresmikan di Kecamatan Labuan Bajo.
 
"BTS yang akan kami resmikan ini adalah bagian dari program 21 pembangunan BTS untuk destinasi super prioritas, 18 diantaranya di Provinsi di NTT dan 3 di Provinsi NTB," jelasnya. Kini masyarakat sekitar bisa memanfaatkan koneksi internet dan diklaim Anang tertarik untuk mencoba layanan konferensi video.
 
(MMI)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif