Ilustrasi.
Ilustrasi.

Avast: Berbahaya, Hapus 21 Aplikasi Android Ini

Teknologi teknologi cyber security
Cahyandaru Kuncorojati • 26 Oktober 2020 10:33
Jakarta: Aplikasi berbahaya kembali ditemukan di Google Play Store. Hal ini menandakan bahwa pelaku kejahatan siber terus berhasil memperbarui serangan dan menembus keamanan berlapis Google.
 
Kali ini aplikasi berbahaya tersebut dilaporkan perusahaan keamanan siber Avast telah disusupi sejenis adware, malware yang akan bisa menjejali perangkat pengguna dengan iklan yang bersifat memaksa. Avast melaporkan bahwa ada 21 aplikasi yang dianggap berbahaya.
 
Dikutip dari Tech Radar, Avast melaporkan 21 aplikasi ini berpura-pura menjadi game yang di dalamnya lebih banyak dijejjali iklan. Bahkan Avast mengklaim ada iklan yang membuat korbannya berlangganan layanan mahal tanpa diketahui.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


21 aplikasi berbahaya yang dilaporkan Avast di antaranya adalah:
1. Shoot Them
2. Crush Car
3. Rolling Scroll
4. Helicopter Attack-New
5. Assasisin Legend - 2020 New
6. Helicopter Shoot
7. Rugby Pass
8. Flying Skateboard
9. Iron It
10. Shooting Run
11. Plant Monster
12. Find Hidden
13. Find 5 Differences - 2020 New
14. Rotate Shape
15. Jump Jump
16. Find 5 Differences - Puzzle Game
17. Sway Man
18. Deser Against
19. Money Destroyer
20. Cream Trip - New
21. Props Rescue
 
Laporan dari pengguna juga ditemukan di Google Play Store, mereka kecewa karena game yang tampil di halaman depan ternyata tidak sesuai seperti yang ada di dalam aplikasi. Avast menyebutkan total keseluruhan aplikasi berbahaya tadi sudah diunduh hingga delapan juta kali.
 
Avast menemukan bahwa aplikasi berbahaya ini menggunakan malware jenis HiddenAds yang merupakan modifikasi dari virus Trojan yang memaksa membobol sistem perangkat dan membawa beragam jenis iklan.
 
Google disebut sudah menerima laporan Avast. Saat ini Avast menyarankaan agar pengguna Android berhati-hati saat mengunduh aplikasi dan jangan mudah tergiur dengan tampilan depan atau Google Play Store. Apabila kontennya berbeda maka aplikasi tersebut patut dicurigai.
 
(MMI)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif