ShopBack mengumumkan perolehan pendanaan dari EV Growth Rakuten senilai Rp637 miliar.
ShopBack mengumumkan perolehan pendanaan dari EV Growth Rakuten senilai Rp637 miliar.

ShopBack Disuntik Rp637 Miliar

Teknologi startup shopback
Lufthi Anggraeni • 11 April 2019 17:37
Jakarta: ShopBack mengumumkan perolehan pendanaan sebesar USD45 juta (Rp637 miliar), dari investor yang dipimpin oleh EV Growth dan Rakuten, dan didukung oleh EDBI dan investor terdahulu mereka, termasuk SoftBank Ventures Asia.
 
Pendanaan baru ini disebut ShopBack akan digunakannya untuk menyederhanakan pengalaman berbelanja, memperluas kemampuan data untuk mendorong personalisasi dan wawasan bisnis, serta mempercepat pertumbuhan di pasar utamanya.
 
“ShopBack juga akan tetap fokus pada pembangunan fitur cashback dan pencarian, untuk meningkatkan pengalaman belanja online dan offline bagi konsumen di seluruh Asia Pasifik,” ujar CEO dan Co-Founder ShopBack Henry Chan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hingga saat ini, ShopBack mengklaim telah meraih pendanaan dengan total sebesar USD83 juta (Rp1,17 triliun). Pendanaan tersebut diakui ShopBack dimanfaatkan untuk membangun berbagai fitur guna meningkatkan pengalaman belanja pengguna.
 
ShopBack bermitra dengan Visa dan Mastercard pada layanan ShopBack Go, diklaim menawarkan bantuan bagi pengguna dalam mencari dan menentukan lokasi makan, sehingga lebih hemat waktu dan uang berkat dukungan cashback.
 
Sementara itu, ShopBack turut menyampaikan pencapaiannya selama tahun 2018, dengan peningkatan pertumbuhan per tahun sebesar 20 persen dalam hal pemesanan dan penjualan. Saat ini, ShopBack telah tersedia di tujuh negara di Asia Pasifik.
 
ShopBack juga mencatat telah melayani sekitar 1,5 juta pesanan per bulan untuk lebih dari tujuh juta pengguna di negara operasionalnya. Selain itu, ShopBack juga mencatat telah melayani penjualan dengan nilai transaksi hampir mencapai USD1 miliar (Rp14,1 triliun) untuk dari 2.000 mitra dagang online maupun offline.
 
Juga pada tahun 2018, ShopBack telah memperluas cakupan layanannya di Australia, menjadi pasar pertamanya di luar wilayah Asia. Pada tahun yang sama, ShopBack turut meresmikan pusat riset dan pengembangan yang berlokasi di Vietnam dan Taiwan.
 
Peresmian pusat riset dan pengembangan ini diklaim ShopBack mendorong peningkatan jumlah tenaga ahli teknis, data dan manajemen produk sebanyak hingga tiga kali lipat. Selain itu, ShopBack juga mengklaim perusahaannya mengalami pertumbuhan pesat dalam ekonomi internet Asia Tenggara, dengan nilai mencapai USD240 miliar.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:25
  • SUBUH04:35
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif