Google Discover Mulai Bergulir di AS
Google menggulirkan update untuk Google Feed, bertajuk Discover, meski baru tersedia di Amerika Serikat.
Jakarta: Bersiap merayakan ulang tahun ke 20 tahun, pada bulan September lalu Google mengumumkan Discover, versi baru dari Google Feed. Discover bertujuan menyuguhkan informasi relevan dengan interaksi pengguna minimal.

Update kini mulai bergulir ke google.com versi mobile, meski saat ini baru tersedia di wilayah Amerika Serikat. Prinsip dasar Discover masih sama dengan Google Feed, karena pengguna masih akan menemukan pencarian dan aktivitas terkini dalam bentuk kartu.

Namun, kartu ini hadir dengan tampilan lebih cerah berkat bagian atas topik berdesain baru, sehingga pengguna dapat dengan mudah melacak informasi yang tengah dibaca. Pengguna juga dapat mengetuk bagian atas topik untuk mengetahui informasi lebih detil, ditampilkan berupa artikel dan video terkait.


Pengguna juga dapat mengikuti topik yang diinginkan, untuk dapat memperoleh update secara langsung pada perangkat. Mengetuk ikon kendali di sudut kanan bawah setiap kartu memungkinkan pengguna untuk menampilkan lebih banyak atau lebih sedikt informasi dari subyek.

Pengguna dapat melihat konten dari berbagai sumber atau topic yang disuguhkan, membantu untuk mengeksplorasi ide baru terkait dengan minat. Discover juga menampilkan kartu tipe baru, termasuk konten video dan relevan.

Konten relevan, sebagai contoh, terdiri dari artikel dan video yang telah beredar di internet dalam kurun waktu tertentu, namun tergolong baru atau belum diketahui oleh pengguna. Google Discover kini digulirkan di Amerika Serikat, dan tersedia di wilayah lain dalam beberapa bulan mendatang.

Untuk mengakses Discover, pengguna dapat membuka google.com di smartphone mereka. Discover juga dilaporkan 9to5Mac, dapat digunakan melalui peramban Safari ataupun Chrome.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.