Ilustrasi. (BitCongress)
Ilustrasi. (BitCongress)

Pendiri Meninggal, Perusahaan tak Bisa Akses Cryptocurrency Pelanggan

Teknologi cryptocurrency
Ellavie Ichlasa Amalia • 05 Februari 2019 16:02
Jakarta:Para investor tidak bisa mengambil aset cryptocurrency senilai USD190 juta (Rp2,7 triliun) setelah pendiri dari bursa crypto meninggal tanpa memberitahukan password dari laptop yang menyimpan data catatan bisnis.
 
Ialah Gerald Cotten, salah satu pendiri dan CEO dari QuadrigaCX. Cotten meninggal pada Desember karena kompliaksi akibat penyakit Crohn, ungkap perusahaan dalam unggahan Facebook pada bulan lalu, lapor CNET.
 
QuadrigaCX kemudian meminta perlindungan kebangkrutan dari Mahkamah Agung Nova Scotia pada 31 Januari. Perusahaan ini bertujuan untuk memudahkan proses membeli dan menjual cryptocurrency bitcoin, menurut situs perusahaan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


QuadrigaCX memiliki hutang pada pelanggannya sebesar sekitar USD190 juta dalam bentuk cryptocurrency dan juga uang, kata Jennifer Robertson, istri Cotten. Robertson berkata, Cotten adalah satu-satunya orang yang bertanggung jawab atas dana dan cyrptocurrency perusahaan.
 
Robertson disebutkan tidak memiliki catatan bisnis QuadrigaCX atau perusahaan rekannya. Selain itu, dia juga tidak tahu password atau kunci pemulihan dari laptop Cotten, yang terenkripsi.
 
Pada situsnya, QuadrigaCX berkata bahwa mereka berusaha selama berminggu-minggu untuk menemukan simpanan cryptocurrency ini. Sayangnya, sejauh ini, mereka tidak berhasil.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif