Salah satunya adalah Tecno Pova 5, smartphone gaming kelas menengah yang sempat menarik perhatian berkat kombinasi baterai besar, layar 120Hz, dan chipset MediaTek Helio G99.
Saat pertama kali meluncur resmi di Indonesia pada 2023, Tecno Pova 5 dipasarkan dengan harga sekitar Rp2,7 jutaan untuk varian RAM 8GB dan penyimpanan internal 256GB. Kini, dua tahun setelah peluncurannya, harga perangkat tersebut sudah mengalami penyesuaian yang cukup signifikan.
Berdasarkan pantauan di berbagai marketplace Indonesia pada Juni 2026, Tecno Pova 5 dalam kondisi bekas umumnya dijual di kisaran Rp1,4 juta hingga Rp2 juta, tergantung kondisi perangkat dan kelengkapan penjualan. Sementara stok unit baru sudah semakin sulit ditemukan karena produksi model ini telah lama dihentikan.
Dengan harga yang kini jauh lebih murah dibanding saat peluncuran, apakah Tecno Pova 5 masih layak dibeli pada 2026?
Masih Menarik untuk Penggemar Game
Salah satu alasan utama Tecno Pova 5 masih banyak dicari adalah performanya yang cukup solid di kelas harga Rp1 jutaan hingga Rp2 jutaan.Smartphone ini ditenagai chipset MediaTek Helio G99 yang dibuat menggunakan fabrikasi 6 nanometer. Pada masanya, chipset tersebut menjadi salah satu prosesor favorit di segmen menengah karena mampu memberikan keseimbangan antara performa dan efisiensi daya.
Helio G99 dipadukan dengan RAM 8GB dan penyimpanan internal 256GB. Kombinasi tersebut masih cukup memadai untuk menjalankan berbagai aplikasi harian hingga game populer seperti Mobile Legends, PUBG Mobile, Free Fire, dan Honor of Kings dengan lancar.
Meski tidak lagi mampu bersaing dengan chipset kelas menengah terbaru pada 2026, performanya masih tergolong memadai untuk mayoritas pengguna.
Layar Besar 120Hz Masih Jadi Nilai Jual
Tecno Pova 5 hadir dengan layar IPS LCD berukuran 6,78 inci yang mengusung resolusi Full HD+ 1080 x 2460 piksel.Yang membuatnya menarik adalah dukungan refresh rate 120Hz. Bahkan pada 2026, fitur ini masih menjadi salah satu spesifikasi yang dicari banyak pengguna karena mampu menghadirkan animasi dan scrolling yang terasa lebih mulus dibanding layar standar 60Hz.
Ukuran layarnya yang besar juga mendukung aktivitas multimedia seperti menonton video, membaca dokumen, hingga bermain game dalam waktu lama.
Dari sisi desain, Tecno mengusung konsep Turbo Mecha Design yang memberikan tampilan futuristis khas smartphone gaming. Pilihan warna seperti Mecha Black, Hurricane Blue, dan Amber Gold membuat perangkat ini masih terlihat modern meski bukan lagi model terbaru.
Kamera Cukup untuk Kebutuhan Harian
Di sektor fotografi, Tecno Pova 5 mengandalkan kamera utama 50MP yang dilengkapi fitur autofocus dan HDR.Kamera tersebut didampingi sensor kedalaman 0,08MP untuk membantu menghasilkan efek bokeh pada mode potret. Sementara di bagian depan terdapat kamera selfie 8MP.
Meski spesifikasi kameranya tidak lagi istimewa dibanding smartphone terbaru di 2026, hasil foto yang dihasilkan masih cukup memadai untuk media sosial, dokumentasi harian, hingga panggilan video.
Baterai Jadi Salah Satu Keunggulan Utama
Salah satu aspek yang membuat Tecno Pova 5 masih menarik hingga sekarang adalah daya tahan baterainya.Perangkat ini dibekali baterai berkapasitas 6.000 mAh yang tergolong besar bahkan menurut standar smartphone masa kini. Kapasitas tersebut memungkinkan penggunaan seharian penuh tanpa perlu sering mencari colokan listrik.
Tecno juga menyematkan teknologi pengisian cepat 45W yang mampu mempercepat proses pengisian daya dibanding banyak smartphone entry-level saat ini.
Selain itu, pengalaman multimedia juga didukung dual speaker stereo dengan sertifikasi DTS dan Hi-Res Audio yang menghasilkan suara lebih lantang dan imersif saat bermain game maupun menonton film.
Masih Layak Dibeli pada 2026?
Jika melihat harga pasarnya saat ini, Tecno Pova 5 masih menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang memiliki anggaran terbatas namun menginginkan smartphone dengan performa yang cukup kuat.Layar 120Hz, Helio G99, RAM 8GB, memori 256GB, serta baterai 6.000 mAh masih menjadi kombinasi yang kompetitif di kelas harga bekas Rp1 jutaan hingga Rp2 jutaan.
Meski begitu, calon pembeli perlu memperhatikan kondisi perangkat karena mayoritas unit yang beredar saat ini merupakan barang bekas. Kesehatan baterai, kondisi layar, hingga kelengkapan perangkat menjadi faktor penting yang perlu diperiksa sebelum membeli.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda