Headset ini membawa sejumlah fitur yang menyasar kebutuhan pekerja hybrid, mulai dari mikrofon dengan AI-powered noise reduction, Adaptive Noise Cancellation (ANC), hingga daya tahan baterai maksimal 66 jam.
Logitech melihat kebutuhan tersebut semakin relevan seiring pola kerja hybrid yang menjadi bagian dari keseharian pekerja.
Perusahaan menyebut 79 persen karyawan kini bekerja secara hybrid. Zone Vibe Pro kemudian diposisikan sebagai perangkat yang mengurangi kebutuhan berpindah dari headset untuk bekerja ke perangkat audio lain ketika aktivitas bergeser ke ranah personal.
Alih-alih membuat headset dengan fungsi yang hanya berfokus pada rapat, Logitech membekali Zone Vibe Pro untuk berbagai skenario. Perangkat dapat digunakan untuk konferensi video, mendengarkan musik, perjalanan, hingga aktivitas setelah jam kerja.
"Para profesional modern yang bekerja di open office, di rumah, maupun saat bepergian, tidak seharusnya membutuhkan banyak solusi audio untuk pekerjaan dan kehidupan pribadi mereka," ujar Joseph Mingori, VP dan General Manager Mobile and Audio Solutions di Logitech.
"Zone Vibe Pro menyelesaikan masalah tersebut dengan memberikan pilihan audio berkualitas tinggi di mana saja yang nyaman digunakan, sekaligus memberi tim IT perangkat keras yang andal dan tersertifikasi," jelasnya.
Mikrofon AI dan ANC untuk Situasi Berisik
Logitech Zone Vibe Pro.
Salah satu fitur yang menjadi perhatian pada Zone Vibe Pro adalah sistem mikrofonnya. Logitech menggunakan teknologi AI-powered noise reduction untuk mengisolasi suara pengguna dari kebisingan di sekitar, baik ketika berada di kantor terbuka maupun lingkungan yang ramai.
Untuk sisi audio, headset ini menggunakan driver 40mm yang dirancang khusus dan Adaptive Noise Cancellation. ANC berfungsi meredam suara dari lingkungan sekitar sehingga pengguna dapat lebih fokus saat bekerja maupun menikmati konten audio.
Desain Zone Vibe Pro juga menghilangkan mikrofon boom yang biasanya terlihat pada headset komunikasi. Konstruksi boomless tersebut dipadukan dengan head strap baru yang mendistribusikan tekanan lebih merata di kepala. Pendekatan ini menunjukkan bahwa Logitech tidak hanya mengejar fitur komunikasi, tetapi juga penggunaan headset dalam durasi panjang.
Baterai hingga 66 Jam
Daya tahan menjadi aspek lain yang cukup penting untuk perangkat yang ditujukan menemani aktivitas seharian. Zone Vibe Pro mampu digunakan hingga 30 jam untuk mendengarkan audio atau 18 jam untuk panggilan ketika ANC aktif. Saat ANC dimatikan, waktu mendengarkan meningkat hingga 66 jam.Headset mendukung pengisian melalui USB-C. Pengisian selama lima menit dapat memberikan waktu panggilan hingga satu jam, sementara fungsi audio tetap dapat digunakan ketika perangkat sedang diisi melalui USB.
Logitech Zone Vibe Pro.
Logitech juga membuat sejumlah komponen dapat diganti, termasuk headstrap, earpad, dan baterai. Langkah ini memperpanjang masa pakai perangkat tanpa harus mengganti seluruh headset ketika salah satu komponen mengalami penurunan kondisi.
Aspek keberlanjutan turut masuk dalam rancangan Zone Vibe Pro. Bagian plastiknya mengandung minimal 29 persen plastik daur ulang pascakonsumsi, magnet internal menggunakan 100 persen recycled rare earth metals, dan baterainya menggunakan 100 persen kobalt daur ulang. Kemasan kertasnya berasal dari hutan bersertifikasi FSC dan sumber terkontrol.
Logitech Zone Vibe Pro dirilis secara global pada 30 September 2026 dan dipasarkan di Indonesia dengan harga Rp5.725.000. Headset ini tersedia melalui toko resmi Logitech secara offline maupun online dalam tiga pilihan warna, yakni Graphite, Off-White, dan Lilac.