Google akan menghentikan Google Assistant mulai tanggal 4 September 2026.
Google akan menghentikan Google Assistant mulai tanggal 4 September 2026.

Google Assistant Resmi Pensiun, Digantikan Gemini Mulai September

Lufthi Anggraeni • 07 Agustus 2026 14:15
Jakarta: Google akhirnya menetapkan jadwal penghentian Google Assistant pada perangkat Android. Setelah bertahun-tahun menjadi asisten virtual bawaan di ekosistem Android, layanan tersebut akan mulai dinonaktifkan secara bertahap mulai tanggal 4 September 2026.
 
Layanan ini akan digantikan sepenuhnya oleh Gemini sebagai asisten berbasis kecerdasan buatan (AI) generasi terbaru milik Google. Mengutip The Verge, pengumuman tersebut disampaikan Google melalui email kepada pengguna Google Assistant. 
 
Dalam pemberitahuan itu, Google menjelaskan bahwa proses penghentian tidak akan berlangsung sekaligus, melainkan dilakukan secara bertahap selama beberapa minggu hingga menjangkau seluruh perangkat yang memenuhi syarat. 

Setelah proses tersebut selesai, pengguna tidak lagi dapat menggunakan ataupun kembali beralih ke Google Assistant di perangkat yang terdampak. Keputusan ini menjadi langkah lanjutan dari strategi Google yang dalam beberapa tahun terakhir secara bertahap mengalihkan fokus pengembangan asisten digitalnya dari Google Assistant ke Gemini. 
 
Sebelumnya, Google telah menghapus sejumlah kemampuan Google Assistant sambil menambahkan fitur serupa maupun yang lebih canggih ke dalam Gemini.

Penghentian Dimulai 4 September 2026

Berdasarkan informasi yang dibagikan Google, penghentian Google Assistant akan dimulai pada tanggal 4 September 2026. Selama beberapa minggu berikutnya, akses ke layanan tersebut akan dihapus secara bertahap dari berbagai perangkat Android.
 
Perangkat yang terdampak meliputi smartphone Android, tablet, jam tangan pintar berbasis Wear OS, headphone dan earbuds yang dipasangkan dengan perangkat Android, serta kendaraan yang menggunakan Android Auto melalui smartphone pengguna. 
 
Setelah proses migrasi selesai, Google Assistant tidak lagi tersedia maupun dapat dipilih kembali sebagai asisten digital utama. Namun demikian, Google memberikan pengecualian untuk beberapa kategori perangkat. 
 
Google Assistant masih akan tetap tersedia pada perangkat Google Home dan Google TV. Selain itu, kendaraan yang menggunakan sistem Google built-in juga untuk sementara waktu masih mempertahankan dukungan terhadap Google Assistant.
 
Sebelumnya, Google sempat mengumumkan rencana penghentian Google Assistant pada tahun 2025. Akan tetapi, implementasi tersebut ditunda sehingga layanan tersebut masih dapat digunakan selama sekitar satu tahun tambahan sebelum akhirnya dijadwalkan berakhir pada bulan September 2026. 
 
Google Assistant Resmi Pensiun, Digantikan Gemini Mulai September

Gemini Menjadi Asisten AI Utama Google

Seiring dihentikannya Google Assistant, Gemini akan menjadi satu-satunya pengalaman asisten digital pada perangkat Android yang memenuhi persyaratan sistem dan tersedia di wilayah pengguna. Google menyebut Gemini sebagai asisten AI generasi berikutnya yang menawarkan kemampuan lebih luas dibandingkan dengan Google Assistant. 
 
Selain menjalankan perintah suara, Gemini juga mampu memahami konteks percakapan lebih rumit, menghasilkan teks maupun gambar, membantu menyusun dokumen, hingga memberikan respons berbasis model AI generatif.
 
Bagi pengguna yang belum memiliki aplikasi Gemini, Google menyarankan untuk mengunduhnya melalui Google Play Store. Proses perpindahan juga diklaim berlangsung relatif mudah karena Gemini menggunakan akun Google yang sama dengan Google Assistant.
 
Beberapa fitur yang sudah dikenal pengguna tetap dipertahankan. Misalnya, perintah suara Hey Google masih dapat digunakan untuk memanggil Gemini. Selain itu, percakapan di Gemini akan tersinkronisasi secara otomatis di berbagai perangkat sehingga pengalaman penggunaan menjadi lebih konsisten.

Menandai Akhir Era Google Assistant

Google Assistant pertama kali diperkenalkan pada tahun 2016 dan sejak saat itu menjadi salah satu fitur utama di ekosistem Android. Asisten virtual tersebut hadir di berbagai perangkat, dari smartphone, tablet, smartwatch, speaker pintar, televisi, hingga kendaraan.
 
Selama hampir satu dekade, Google Assistant menawarkan berbagai fungsi seperti menjalankan perintah suara, mengontrol perangkat rumah pintar, mengatur pengingat, mengirim pesan, melakukan pencarian internet, hingga mengoperasikan berbagai aplikasi melalui perintah suara.
 
Namun, perkembangan teknologi AI generatif mendorong Google mengubah arah pengembangan produknya. Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan secara konsisten menempatkan Gemini sebagai pusat strategi AI di berbagai layanan, termasuk Android, Workspace, Search, dan perangkat keras Pixel.
 
Penghentian Google Assistant menjadi salah satu langkah terbesar dalam transisi tersebut. Bagi sebagian besar pengguna Android, perubahan ini kemungkinan tidak akan terlalu mengganggu karena Gemini telah tersedia sebagai asisten bawaan di banyak perangkat baru. 
 
Kendati demikian, penghentian Google Assistant menandai berakhirnya salah satu layanan paling ikonik yang telah menjadi bagian dari pengalaman Android selama hampir 10 tahun. Dengan Gemini kini mengambil alih sepenuhnya, Google menunjukkan komitmennya untuk menjadikan AI generatif sebagai fondasi utama pengalaman pengguna di seluruh ekosistem perangkat dan layanannya.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA