Perubahan ini menjadi yang pertama dalam kurun sekitar 17 tahun. Akibatnya, komputer yang sebelumnya masih dianggap memadai untuk memainkan Minecraft Java Edition belum tentu lagi mampu memberikan pengalaman bermain lancar sesuai standar terbaru.
Meski demikian, Microsoft menegaskan bahwa pembaruan tersebut bukan berarti Minecraft tiba-tiba menjadi game yang jauh lebih berat. Revisi ini lebih ditujukan agar spesifikasi resmi mencerminkan kebutuhan aktual game saat ini sekaligus memberi ekspektasi performa lebih realistis kepada pemain.
Standar Minimum dan Rekomendasi Meningkat
Dalam pembaruan terbaru, kebutuhan memori mengalami lonjakan cukup besar. Untuk spesifikasi minimum, pengguna kini disarankan memiliki RAM 8GB jika menggunakan kartu grafis diskrit atau 12GB apabila mengandalkan GPU terintegrasi.Sementara itu, konfigurasi yang direkomendasikan naik menjadi RAM 16GB untuk menikmati pengalaman bermain pada resolusi 1080p dengan target 60 FPS menggunakan pengaturan grafis Fancy. Tidak hanya kapasitas RAM, syarat hardware lain juga ikut berubah.
Microsoft kini merekomendasikan prosesor yang lebih modern, seperti Intel Core i5-12400 atau AMD Ryzen 5 5600 untuk konfigurasi rekomendasi. Di sisi grafis, GPU dengan performa setara Nvidia GeForce RTX 2060 atau AMD Radeon RX 5600 XT beserta VRAM minimal 6GB menjadi acuan baru.
Untuk spesifikasi minimum, prosesor seperti Intel Core i3-10100 atau AMD Ryzen 3 3100 dinilai sudah memadai, dipadukan dengan GPU setara GeForce GTX 950 atau Radeon RX 460 yang mendukung API grafis Vulkan.
Bukan Karena Minecraft Mendadak Lebih Berat
Sekilas, lonjakan spesifikasi tersebut mungkin membuat sebagian pemain khawatir harus segera meng-upgrade komputer. Namun, Microsoft menjelaskan bahwa perubahan ini bukan disebabkan peningkatan kebutuhan performa secara tiba-tiba.Menurut perusahaan, daftar spesifikasi lama sudah tidak lagi merepresentasikan kondisi Minecraft Java Edition saat ini. Banyak perangkat dengan spesifikasi lama memang masih mampu membuka game, tetapi pengalaman bermain sering kali tidak optimal.
Dampaknya bisa berupa frame rate rendah, waktu pemuatan lebih lama, hingga gangguan visual yang mengurangi kenyamanan bermain. Dengan memperbarui standar resmi, Mojang juga memiliki ruang lebih luas untuk terus mengembangkan Minecraft Java Edition tanpa harus mempertahankan kompatibilitas dengan perangkat yang sudah terlalu tua.
Langkah ini dinilai penting agar proses modernisasi engine dan implementasi teknologi grafis baru dapat berjalan lebih leluasa di masa mendatang.
Pengguna PC Lama Perlu Bersiap
Bagi pemain yang masih menggunakan PC dengan RAM 4GB atau hardware keluaran lama, pembaruan ini menjadi sinyal bahwa peningkatan spesifikasi mungkin perlu dipertimbangkan apabila ingin memperoleh pengalaman bermain lebih stabil.Di sisi lain, pemain dengan komputer kelas menengah keluaran beberapa tahun terakhir berpotensi tidak perlu terlalu khawatir. Konfigurasi seperti RAM 16GB kini sudah menjadi standar umum pada banyak PC gaming, sementara GPU setara RTX 2060 juga masih banyak digunakan oleh gamer.
Dengan pembaruan tersebut, Minecraft Java Edition tetap tergolong ringan dibandingkan dengan banyak game modern. Namun, standar hardware lebih tinggi diharapkan mampu memberikan pengalaman bermain lebih konsisten sekaligus mendukung pengembangan fitur baru pada masa mendatang.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda