PT Alita Praya Mitra bersama dua perguruan tinggi menandatangani kesepakatan kerja sama pengembangan SMD di bidang TIK.
PT Alita Praya Mitra bersama dua perguruan tinggi menandatangani kesepakatan kerja sama pengembangan SMD di bidang TIK.

Alita Gandeng Kampus Dorong Pengembangan SDM Bidang TIK

Teknologi teknologi telekomunikasi
Cahyandaru Kuncorojati • 23 Januari 2022 10:17
Jakarta: Perusahaan penyedia solusi dan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK) PT Alita Praya Mitra mengumumkan kemitraan dengan dua perguruan tinggi untuk mendorong pengembangan sumber daya manusia (SMD) di bidang TIK.
 
Alita menggandeng Institut Teknologi Nasional Bandung (ITENAS) dan ARS University untuk bisa menjawab permasalahan mengenai kesulitan lulusan perguruan tinggi di bidang TIK mendapatkan pekerjaan. 
 
Padahal di sisi lain banyak perusahaan yang membutuhkan mereka namun dengan kualifikasi yang memenuhi kebutuhan industri. Hal ini diungkapkan Direktur Utama PT Alita Praya Mitra, Teguh Prasetya saat menandatangani memorandum of understanding di Kampus Merdeka, Bandung.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Bukan karena pekerjaan tersebut memerlukan pengalaman kerja bertahun-tahun atau keahlian khusus yang sulit dipelajari, namun kebutuhan industri ternyata tidak dipelajari di kampus,” ungkapnya.
 
“Kolaborasi ini diharapkan bisa mempercepat pembangunan infrastruktur digital dan penetrasi solusi IoT di seluruh wilayah Indonesia agar percerpatan penetrasi broadband internet yang terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.
 
Di kerja sama ini Alita akan menyediakan program magang sekaligus bersama perguruan tinggi menyusun kurikulum pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan industri saat ini termasuk di masa depan.
 
Peraturan Mendikbud No. 3 Tahun 2020, Kampus Merdeka memberikan hak kepada mahasiswa untuk belajar selama tiga semester di luar program studinya sehingga mahasiswa dapat memperkaya wawasan serta kompetensinya di dunia nyata sesuai dengan passion-nya.
 
Menurut Teguh ekstensifikasi Kampus Merdeka melalui learning hub sudah semestinya menjadi panggung bagi kampus untuk memimpin proses link and match dengan mencetak sarjana berkualitas yang siap bersaing di era Industri 4.0.
 
“Dengan kolaborasi ini kami nantikan berbagai inovasi solusi pintar dari kampus untuk kita bawa bersama guna menjawab kebutuhan industri hingga dapat dinikmati manfaatnya segera oleh masyarakat secara meluas,” pungkasnya.
 
(MMI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif