wagely meluncurkan fitur Pembayaran Tagihan untuk mempermudah pembayaran tagihan.
wagely meluncurkan fitur Pembayaran Tagihan untuk mempermudah pembayaran tagihan.

Wagely Permudah Pembayaran Tagihan Sebelum Gajian

Lufthi Anggraeni • 13 Januari 2023 12:00
Jakarta: wagely meluncurkan fitur Pembayaran Tagihan, ditujukan untuk memudahkan pengguna di Indonesia membayarkan tagihan dengan gaji tanpa harus beralih ke layanan pembayaran lainnya.
 
“Sejak pertama hadir, kami terus berinovasi dan menambahkan fitur yang sesuai dengan kebutuhan pengguna, seperti fitur pengiriman gaji ke dompet digital, Edukasi Finansial, dan kini Pembayaran Tagihan,” ujar CEO wagely Tobias Fischer.
 
Kehadiran fitur ini, jelas Fischer, berlandaskan data yang dicatat wagely, bahwa pembayaran tagihan utilitas berada di tiga alasan teratas pegawai menggunakan platform layanannya. Fischer juga menyebut bahwa memiliki akses langsung ke gaji yang telah diperoleh berdampak signifikan pada kehidupan pekerja berpenghasilan rendah hingga menengah.

Akses ini diklaim Fischer memberikan kendali terkait waktu pembayaran dan meringankan memungkinkan beban finansial akibat masa tunggu di antara hari gajian, sehingga pekerja membayar tagihan tepat waktu tanpa harus meminjam atau dikenai denda keterlambatan.
 
wagely menjelaskan bahwa fitur earned wage access hadir dengan pendekatan unik terhadap kesejahteraan finansial. Pegawai yang kekurangan uang sebelum gajian tidak perlu lagi mencari pinjaman dari lintah darat atau sumber utang lainnya, sebab dapat menarik sebagian dari gaji yang sudah mereka peroleh.
 
Fitur tambahan ini, klaim wagely, turut membuat pembayaran tagihan menjadi lebih mudah. Pegawai hanya perlu membuka aplikasi wagely untuk melihat berapa gaji yang sudah diperoleh hingga hari itu dan memilih tagihan yang ingin dibayar.
 
Selain itu, peluncuran fitur Pembayaran Tagihan juga sejalan dengan komitmen wagely untuk mendukung inklusi keuangan di Indonesia, karena perluasan dan kemudahan sistem pembayaran digital kian terakselerasi akibat pandemi Covid-19.
 
Sebagai informasi, Bank Indonesia mencatat nilai transaksi uang elektronik pada triwulan III 2022 tumbuh 35,79 persen tahun per tahun. Perkembangan pesat dalam ekonomi digital, yang diakselerasi oleh pandemi COVID-19, disebut tengah mengubah tatanan layanan finansial dan menciptakan peluang untuk meningkatkan inklusi dan dampak lebih besar.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA