Paten terbaru menampilkan smartphone fleksibel unik terbaru Samsung, yang dapat berubah menjadi smartwatch.
Paten terbaru menampilkan smartphone fleksibel unik terbaru Samsung, yang dapat berubah menjadi smartwatch.

Ponsel Fleksibel Samsung Bisa Terpasang di Pergelangan Tangan?

Teknologi samsung
Lufthi Anggraeni • 13 Maret 2019 07:28
Jakarta: Smartphone dan tablet merupakan dua kategori produk berbeda, namun kehadiran perangkat lipat dinilai menjadi penyatu keduanya. Sedangkan paten baru Samsung mengindikasikan penyatuan dua produk dalam kategori berbeda lainnya.
 
Paten terbaru Samsung dilaporkan menyatukan kategori perangkat smartphone dan smartwatch. Berbeda dengan Galaxy Fold yang dilipat secara horizontal, perangkat pada paten ini ditampilkan berkemampuan ditekuk dengan orientasi vertikal.
 
Hal ini memungkinkan layar fleksibel dengan engsel yang dirancang khusus membentuk bingkai perangkat tidak umum. Dengan bentuk ini, pengguna akan mendapatkan akses ke perangkat berukuran tinggi, dan dapat menggunakannya seperti smartphone pada umumnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun saat tidak digunakan, paten ini juga menjelaskan bahwa perangkat dapat dikenakan pada pergelangan tangan pengguna serupa jam tangan cerdas, yang dapat diubah dengan memberikan sedikit tekanan pada bagian bingkai.
 
Berkat layar fleksibel, perangkat akan memiliki kecenderungan untuk kembali terlingkar di pergelangan tangan. Namun pengguna dapat mencegah insiden ini terjadi saat perangkat dalam posisi tidak tergulung berkat dukungan mekanisme kunci khusus yang tersemat di bagian belakang.
 
Saat ditekan ke arah bawah, smartphone dapat digunakan dalam kondisi tidak tergulung dan tidak akan menekuk kembali secara otomatis.
 
Di sisi lain, untuk menjaga perangkat tetap pada posisinya saat digulung, Samsung menggambarkan dua magnet yang tersemat di ujung perangkat, untuk menarik masing-masing ujung dan menjaga posisi gulungannya.
 
Perangkat ini juga digambarkan pada paten ini akan berbekal sensor pemindai sidik jari di layar, setup kamera belakang ganda, dan bagian yang tampil serupa kamera depan ganda. Software juga disebutkan pada paten Samsung ini akan secara otomatis beradaptasi dengan bentuk perangkat yang tengah digunakan pengguna.
 
Masih berupa paten, tidak tersedia jaminan bahwa Samsung akan merilis perangkat dengan desain dan teknologi tersebut. Jika Samsung memutuskan untuk mewujudkannya, hal ini tidak akan terjadi dalam waktu dekat.
 
Sementara itu, ZTE dilaporkan akan meluncurkan perangkat serupa paten Samsung ini. Sebab ZTE baru-baru ini mengumumkan Nubia Alpha, yaitu smartwatch berkemampuan ditekuk, yang juga berbekal fungsionalitas ponsel.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif