Ilustrasi.
Ilustrasi.

Daftar Ponsel dengan Radiasi Terbesar dan Terkecil

Teknologi teknologi smartphone
Lufthi Anggraeni • 09 Februari 2019 09:07
Jakarta: Smartphone menjadi salah satu perangkat yang kian sulit dilepaskan dari kehidupan manusia. Semakin cerdas, smartphone juga dilaporkan meningkatkan peluang pengguna terpapar radiasi sinar berbahaya.
 
Laporan yang dirilis oleh Badan Federal Perlindungan Radiasi Jerman mengungkap besarnya radiasi yang dipancarkan oleh sejumlah smartphone model lama dan model baru. Data ini dirilis dalam satuan watt per kilogram. Semakin rendah nilai sebuah ponsel semakin aman ponsel tersebut.
 
Perangkat yang dilaporkan memancarkan sinar radiasi tertinggi adalah Xiaomi Mi A1, dengan radiasi sebesar 1,75 watt per kilogram. OnePlus 5T menjadi perangkat kedua dengan pancaran sinar radiasi tertinggi, bernilai sebesar 1,68 watt per kilogram.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Sumber: Statista
 
Sementara itu, Pixel 3 XL menempati posisi ketujuh dengan nilai sebesar 1,39 watt per kilogram, Pixel 3 di posisi ke 12 bernilai 1,33 watt per kilogram, dan Apple iPhone 8 menduduki peringkat ke 14 dengan nilai 1,32 watt per kilogram.
 
Sayangnya, laporan ini tidak mencantumkan tingkatradiasi minimal yang akan mengancam kesehatan pengguna. Grup lingkungan Jerman bernama Der Blaue Engel (Blue Angel) menyebut batas aman radiasi pada smartphone adalah 0,60 watt per kilogram atau lebih rendah.
 
Sementara itu, Samsung Galaxy Note 8 dan ZTE Axon Elite dilaporkan sebagai perangkat dengan pancaran sinar radiasi terendah, dengan nilai sebesar 0,17 watt per kilogram. LG G7 ThinQ harus berbagi tempat dengan Samsung Galaxy A8, dengan nilai sebesar 0,24 watt per kilogram.
 

Sumber: Statista
 
Menyoal Samsung, separuh dari ponsel pada daftar perangkat dengan tingkat radiasi terendah di laporan yang dirilis oleh Badan Federal Perlindungan Radiasi Jerman mengusung merek Samsung. Perangkat ini termasuk Galaxy S8+ (0,26), Galaxy S9+ (0,29) dan Galaxy S8 (0,32).
 

(ELL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi