Fortnite menyebabkan sebagian pemainnya menjadi kecanduan.
Fortnite menyebabkan sebagian pemainnya menjadi kecanduan.

Sebagian Orangtua Rehabilitasi Anak yang Kecanduan Fortnite

Teknologi games
Ellavie Ichlasa Amalia • 30 November 2018 15:33
Jakarta:Sebagian anak-anak kecanduan untuk bermain Fornite. Bagi sebagian orangtua, hal ini berarti bahwa mereka harus mengirim anak mereka yang kecanduan ke panti rehabilitasi, layaknya pecandu narkoba.
 
Menurut laporan Digital Trends, jumlah orangtua yang membawa anaknya ke terapi untuk mengatasi obsesi mereka dengan Fortnite terus naik.
 
Sebagian orangtua itu bahkan mengirimkan anak-anak mereka ke program khusus sehingga mereka bisa melakukan "detoks" dari teknologi dan bisa memiliki gaya hidup yang lebih sehat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Michael Jacobus, salah satu penasehat di program rehabilitasi di California dan North Carolina, mengatakan bahwa setengah anak-anak yang dia temui bermain Fortnite secara berlebihan.
 
"Saya tidak pernah melihat game lain yang memiliki kendali begitu besar atas pikiran anak-anak," kata Debbie Vitany.
 
Ini bukan kali pertama para gamer mengalami kecanduan game. Game World of Warcraft bahkan sempat dijuluki World of Warcrack karena ia dapat membuat para pemainnya menghabiskan waktu berjam-jam tanpa sadar.
 
Mengingat Fortnite sangat populer, ada kemungkinan bahwa beberapa pemainnya memang menjadi kecanduan.
 
Meskipun begitu, ada juga orangtua yang justru mendorong anak-anaknya untuk bermain game dan bahkan meminta bantuan tutor untuk membantu anaknya agar bisa bermain dengan lebih baik.
 
Ashland University di Ohio bahkan menawarkan beasiswa untuk para gamer. Mengingat industri eSport memang terus tumbuh, ada kemungkinan para gamer mendapatkan uang dengan menjadi atlet profesional.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif