Telegram menggulirkan update berbekal sejumlah fitur yang terfokus pada interaksi grup.
Telegram menggulirkan update berbekal sejumlah fitur yang terfokus pada interaksi grup.

Admin Grup Telegram Kini Bisa Batasi Konten yang Diunggah Anggota

Teknologi telegram
Lufthi Anggraeni • 22 Januari 2019 18:29
Jakarta: Telegram telah digunakan oleh lebih dari 200 juta pengguna aktif bulanan. Aplikasi pesan instan ini menjadi sangat populer berkat fitur yang fokus pada privasi serta update berkala untuk seluruh platform karyanya.
 
Update terkini Telegram menghadirkan sejumlah fitur baru yang terfokus pada interaksi grup serta sejumlah perubahan penting lain. Versi terbaru aplikasi Telegram hadir dengan izin global untuk grup. Fitur baru ini akan memungkinkan admin grup membatasi konten yang diunggah oleh anggota.
 
Tidak hanya itu, update kali ini juga menghadirkan pengaturan grup lebih terintegrasi, memungkinkan admin untuk menjadikan grup sebagai grup publik dan mengatur perizinan penting lain untuk admin.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pengguna Telegram sekarang juga dapat membatalkan proses penghapusan percakapan dan pembersihan riwayat dalam kurun waktu lima detik, baik pada platform Android maupun iOS.
 
Selain itu, update ini juga berbekal animasi baru saat mengunggah dan mengunduh media, serta opsi penyortiran menu Contact baru. Sekarang, pengguna bisa menyortir kontak berdasarkan nama atau waktu terakhir kali mengakses aplikasi Telegram.
 
Telegram versi 5.2 telah dapat diunduh via App Store atau Google Play Store. Sebelumnya, Telegram juga merilis alat khusus yang memungkinkan pengguna layanan pesan instan karyanya untuk melakukan pemungutan suara.
 
Sementara itu, update Telegram versi 5.0 yang digulirkan bulan Oktober 2018 lalu diklaim mampu menyuguhkan performa lebih cepat dengan efisiensi baterai lebih baik jika dibandingkan dengan versi sebelumnya.
 

(ELL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif