Petinggi Huawei menyebut bahwa Hongmeng OS tidak ditujukan untuk menggantikan Android.
Petinggi Huawei menyebut bahwa Hongmeng OS tidak ditujukan untuk menggantikan Android.

VP Huawei Konfirmasi Hongmeng OS Bukan untuk Ponsel

Teknologi huawei
Lufthi Anggraeni • 19 Juli 2019 19:15
Jakarta: Hongmeng OS kerap disebut sebagai pengganti untuk sistem operasi Android pada smartphone Huawei. Namun, Huawei dilaporkan memiliki rencana lain terkait dengan sistem operasi karyanya tersebut.
 
Anggota dewan direksi dan Vice President Huawei Catherine Chen menyebut bahwa sistem operasi ini tidak pernah ditujukan untuk menggantikan Android. Huawei mengembangkan sistem operasi tersebut untuk penggunaan di segmen bisnis dan IoT, seperti laporan GSM Arena.
 
Sebagai informasi, Huawei belum lama ini mendaftarkan merek dagang untuk Hongmeng OS. Sistem operasi ini disebut Chen lebih ditujukan untuk penggunaan industri dan telah dikembangkan dalam jangka waktu lama sebelum pembahasan menyoal pengganti Android ramai dibicarakan akibat perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sistem operasi ini disebut Chen mengandung baris kode lebih sedikit, yaitu sebanyak ratusan ribu, dan bukan jutaan baris kode seperti yang dimiliki oleh sistem operasi mobile.
 
Selain itu, sistem operasi karya Huawei ini juga memiliki latensi jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan sistem operasi smartphone.
 
Chen juga mengklaim bahwa jumlah baris kode lebih sedikit yang dimiliki oleh Hongmeng OS ini menjadikan sistem operasi tersebut sangat aman jika dibandingkan dengan sistem operasi untuk perangkat mobile.
 
Sebelumnya, Hongmeng OS dilaporkan merupakan hasil pengembangan dengan basis Android open-source dan baru-baru ini menyelesaikan sejumlah pengujian.
 
Berdasarkan pengujian tersebut, sistem operasi ini diklaim mampu menyuguhkan performa 60 persen lebih cepat jika dibandingkan dengan Android.
 
Sementara itu, pendiri dan CEO Huawei Ren Zhengfei menyebut bahwa Hongmeng OS akan digunakan di berbagai produk termasuk router, switch jaringan, tablet, komputer serta data center.
 
Hongmeng OS juga dilaporkan telah diuji di smartphone dan sejumlah penguji telah membagikan pengalaman mereka.
 
Keputusan Huawei untuk tidak menggunakan sistem operasi ini di smartphone ini diperkirakan diambil perusahaan asal Tiongkok ini setelah pemerintahan Trump menyebut bahwa perusahaan asal Amerika Serikat dapat kembali berbisnis dengan Huawei dengan sejumlah syarat. Hal ini berarti Huawei dapat kembali mendapatkan akses ke Google Android.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif