Ilustrasi.
Ilustrasi.

Media Sosial Dibatasi, Trafik XL Axiata Jeblok

Teknologi telekomunikasi
Cahyandaru Kuncorojati • 26 Mei 2019 11:41
Jakarta: Pascademonstrasi 22 Mei yang terjadi di beberapa titik Jakarta, akses menyeluruh ke dua aplikasi chatting dan media sosial yang sempat dibatasi yaitu WhatsApp dan Instagram oleh pemerintah telah pulih sepenuhnya pada hari Sabtu, 25 Mei 2019.
 
Di Indonesia, media sosial sangat populer. Faktanya, akses ke media sosial merupakan salah satu kontributor besar dalam konsumsi kuota data atau internet.Pembatasan penggunaan media sosial selama tiga hari ternyata cukup berpengaruh terhadap bisnis operator seluler yang mengandalkan layanan data. Misalnya XL Axiata.
 
Hal tersebut diakui oleh Direktur Teknologi XL Axiata, Yessie D. Yosetya saat ditemui usai acara berbuka puasa perusahaan operator tersebut. Yessi menyebutkan bahwa catatannya melihat penurunan trafik layanan data secara keseluruhan sebesar 10 persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penurunan trafik pada aplikasi WhatsApp disebutkan Yessi mencapai lebih dari 50 persen. Pada hari pertama demonstrasi di tanggal 22 Mei 2019, aplikasi messenger terpopuler ini selama beberapa jam tidak bisa digunakan mengirim pesan teks, foto, atau video. Di malam hari, pengguna baru bisa sekadar mengirim pesan teks. Ini berlangsung hingga keesokan harinya.
 
Kondisi ini sempat memicu pengguna Indonesia menggunakan aplikasi VPN (Virtual Private Network) dan memicu perdebatan bahwa aplikasi tersebut sebenarnya sama sekali tidak aman. Karena rawan terjadi pencurian data.
 
Beralih ke aplikasi Instagram, Yessie menyebut penurunan trafik di Instagram lebih signifikan karena trafiknya hampir habis. Kondisi ini lantaran aplikasi tersebut tidak bisa diakses untuk mengunduh atau mengunggah konten foto dan video.
 
"Instagram kan pada dasarnya foto dan video. Hampir habis semua. Berbeda dari WhatsAppp yang saat masih bisa digunakan untuk mengirim teks ya, masih tetap digunakan meskipun dikeluhkan karena tidak bisa upload video dan foto," tutur Yessie.
 
"Pembatasannya hanya sementara. Jadi, sebetulnya bukan gangguan juga. Tapi memang diterapkannya secara nasional jadinya dampaknya sangat terlihat. Namun, ini tetap tidak berpengaruh terhadap kecepatan jaringan internet XL, masih tetap bagus dan kencang," beber Yessie.
 
Pada 22 Mei 2019 usai demonstrasi ricuh berlangsung, pemerintah dari jajaran Kemenpolhukan dan Kemenkominfo memberikan pernyataan bahwa mereka memilih membatasi akses media sosial untuk mencegah beredarnya hoaks terkait peristiwa tersebut.
 

(ELL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif