Perusahaan chip AS tetap menjalankan bisnis dengan Huawei. (Photo by Nicolas ASFOURI / AFP)
Perusahaan chip AS tetap menjalankan bisnis dengan Huawei. (Photo by Nicolas ASFOURI / AFP)

Perusahaan AS Tetap Bertransaksi dengan Huawei

Teknologi huawei
Ellavie Ichlasa Amalia • 26 Juni 2019 12:15
Jakarta:Perusahaan chip Amerika Serikat masih melakukan transaksi bernilai jutaan dollar dengan Huawei, mengacuhkan peraturan pemerintah AS yang melarang perusahaan teknologi menjual produknya ke perusahaan telekomunikasi Tiongkok tersebut.
 
Menurut laporan New York Times, komponen mulai dikirimkan ke Huawei sejak tiga minggu lalu. Narasumber menyebutkan, Intel dan Micron memanfaatkan celah dalam peraturan tentang label pada produk yang akan dikirimkan ke Huawei.
 
Komponen yang diproduksi di luar AS oleh perusahaan AS tidak selalu dianggap sebagai "buatan AS".

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bulan lalu, Huawei masuk ke dalam daftar hitam. Itu berarti, Huawei tak bisa bekerja sama dengan perusahaan AS tanpa izin pemerintah. Selain itu, Presiden AS Donald Trump juga mengeluarkan keputusan presiden untuk memblokir Huawei karena perusahaan itu dianggap dekat dengan pemerintah Tiongkok. Huawei membantah tuduhan itu.
 
Satu minggu setelah Trump mengeluarkan keputusan itu, Departemen Perdagangan AS melonggarkan pembatasan atas Huawei, memberikan lisensi sementara pada Huawei. Dengan lisensi itu, Huawei tetap bisa meluncurkan update pada ponsel, tablet, dan perangkat lain hingga pertengahan Agustus, lapor CNET.
 
Keputusan pemerintah membuat bingung para perusahaan. CEO Micron, Sanjay Mehrotra berkata bahwa mereka telah berhenti mengirimkan produk ke Huawei bulan lalu. Namun, mereka mulai mengirimkan produk kembali dua minggu lalu setelah mereka memutuskan bahwa mereka bisa melakukan itu tanpa melanggar hukum.
 
"Namun, situasi terkait Huawei sangat tidak pasti," kata Mehrotra.
 
"Setiap perusahaan mendapatkan dampak yang berbeda, tergantung pda produk spesifik dan jaringan suplai mereka, dan masing-masing perusahaan harus memperhitungkan cara melakukan bisnis dan tetap mematuhi peraturan," kata John Neuffer, President dari Asosiasi Industri Semikonduktor.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif