Perangkat berbentuk gelang yang diengkapi dengan layar sentuh dan radio GPS ini sebelumnya dijadwalkan akan menyapa pasar tahun ini. HTC pertama kali mengumumkan penundaan peluncuran Grip pada bulan Juli, dengan alasan keperluan pengujian tambahan serta disebabkan umpan balik dari pengguna.
Untuk penundaan kedua ini, HTC tidak menjelaskan secara rinci alasannya. HTC hanya menyebut telah mendapat persetujuan dari Under Armour, untuk menunda peluncuran produk dengan integrasi ekosistem digital penuhnya hingga 2016.
Bersamaan dengan headset Vive VR yang dikembangkan bersama pengembang dan penerbit game video, Valve, Grip menjadi upaya HTC dalam memperluas cakupan produknya.
HTC mengalami penurunan penjualan dan profit dari sektor smartphone selama beberapa tahun terakhir. Langkah HTC merambah bidang pearngkat wearable dan VR dinilai tidak menjamin kesuksesannya, akibat persaingan ketat di kedua bidang tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News