Mochamad Asri bersama konten kreator Theresa (Intstagram @theresalearns)
Mochamad Asri bersama konten kreator Theresa (Intstagram @theresalearns)

Profil Mochamad Asri yang Sukses Pimpin Tim Pengembang Chip AI di Nvidia

Muhammad Syahrul Ramadhan • 19 Juni 2026 21:56
Jakarta: Sosok Mochamad Asri ramai menjadi perbincangan netizen setelah videonya berbincang dengan konten kreator Theresa viral di media sosial. Dalam video tersebut sosok yang kini memimpin tim pengembang chip AI Nvidia itu ingin kembali ke Indonesia untuk membantu anak-anak Indonesia mewujudkan mimpi mereka.

Profil Mochamad Asri

Mochamad Asri atau yang karib disapa Mocha ini saat ini memang sukses berkarier di Nvidia. Namun, pencapaian ini tidak ujug-ujug. 
 
Ia merupakan alumni SMA Negeri 8 Jakarta yang kemudian melanjutkan pendidikan ke Jepang tepatnya di Tokyo Institute of Technology. Di kampus yang dijuluki MIT-nya Jepang ini Mocha meraih gelar Magister di bidang computer science.
 
Tidak sampai di situ, Mocha terus meningkatkan kapasitas dirinya dengan mengambil studi doktoral di The University of Texas at Austin. 

“Dulu sekolah di SMA 8 , Jakarta. Setelah itu saya kuliah di Jepang. Habis dari Jepang saya lanjut S3 di Amerika,” ungkap Mocha dalam video Instagram yang diunggah Theresa.
 
Karier profesional Mocha tidak langsung di Nvidia. Dalam video yang diunggah akun @bostoninno45, Mocha terlebih dahulu bekerja di Meta. 
 
“Sebelum di Nvidia, saya di Meta. Itu saya mengerjakan kacamata masa depan, smart glasses. Dimana itu ada komponen augmented reality, AR, virtual reality, VR, dan AI,” jelasnya.
 
Ramainya tren AI menjadi momen bagi Mocha untuk resign dari Meta dan bergabung dengan Nvidia. Seperti diketahui perusahaan yang dipimpin, Jensen Huang salah satu pemain utama yang sedang getol mengembangkan AI.
 
“Chat GPT keluar pada saat yang bersamaan. Saya lihat, wah ini akan boom sekali. Dan core dari AI ini nggak lain adalah Nvidia. Saya dikontak recruiter dari Nvidia. Dibilang kita butuh seseorang dengan profil seperti kamu. Mau nggak join? Saya bilang, oke, this is a new opportunity, a new adventure,” bebernya.
 
Mocha mengaku sangat menikmati kariernya sekarang. Saat ini ia menjabat sebagai Lead Architect di Nvidia.
 
“Jadi posisi saya itu disebutnya arsitek komputer. Mirip-mirip sama arsitek building, arsitek bangunan, dimana kita merancang supaya bangunan itu bisa berfungsi sebagaimana mestinya. Sama, arsitek komputer, kita merancang komputer, kita merancang chip, sehingga chip itu bisa berfungsi sebagaimana mestinya,” jelasnya.

Misi Mulia Kembali ke Indonesia


Meski kariernya moncer di Nvidia, Mocha mempunyai niat untuk kembali ke Indonesia. Ia ingin membantu anak-anak Indonesia menjadi versi terbaik mereka. 
 
Menurutnya, masih banyak talenta muda Indonesia yang memiliki potensi besar dan layak mendapatkan kesempatan yang lebih luas untuk berkembang. “Saya ingin memberikan kesempatan untuk talenta-talenta besar anak-anak muda di  Indonesia. Karena dulu saya itu salah satu dari mereka, saya nggak punya kesempatan dan saya nggak tahu mimpi mau jadi apa. Sampai ada orang-orang yang memberi kesempatan kepada saya. Sehingga saya bisa sekarang seperti ini. Jadi bagi saya ini cerita pribadi. Sehingga saya mau memberikan sumbangsih kepada mereka,” ungkapnya.

 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(RUL)




TERKAIT

BERITA LAINNYA