Microsoft meningkatkan Copilot di Excel dengan reusable skills dan data connectors, memungkinkan otomatisasi workflow keuangan serta analisis data lebih efisien.
Microsoft meningkatkan Copilot di Excel dengan reusable skills dan data connectors, memungkinkan otomatisasi workflow keuangan serta analisis data lebih efisien.

Copilot di Excel Sekarang Bisa Otomatiskan Tugas Keuangan

Lufthi Anggraeni • 26 Juni 2026 06:25
Ringkasnya gini..
  • Microsoft menambahkan fitur reusable skills di Copilot Excel untuk menyimpan dan menjalankan kembali workflow secara otomatis.
  • Copilot kini didukung data connectors yang memudahkan akses data dari berbagai sistem bisnis tanpa pemindahan manual.
  • Pembaruan ini ditujukan untuk mempercepat pekerjaan tim keuangan, dari rekonsiliasi data hingga penyusunan laporan dan analisis.
Jakarta: Microsoft menghadirkan peningkatan baru untuk Copilot di Excel dengan menambahkan kemampuan keterampilan yang dapat digunakan kembali atau reusable skills. Fitur ini memungkinkan pengguna, terutama tim keuangan, mengotomatiskan alur kerja yang berulang tanpa perlu membuat instruksi dari awal setiap kali mengolah data.
 
Mengutip Digital Trends, pembaruan tersebut merupakan bagian dari pengembangan Microsoft 365 Copilot untuk meningkatkan produktivitas pengguna yang bekerja dengan spreadsheet, khususnya dalam proses analisis dan pelaporan keuangan.
 
Selain reusable skills, Microsoft juga memperkenalkan konektor data baru agar Copilot dapat mengakses informasi dari berbagai sumber bisnis secara lebih mudah. Dengan reusable skills, pengguna dapat menyimpan rangkaian langkah atau workflow yang telah dibuat menggunakan Copilot, kemudian menjalankannya kembali pada file atau dataset lain.

Pendekatan ini dinilai dapat mengurangi pekerjaan manual berulang dan menjaga konsistensi proses analisis di berbagai dokumen Excel. Microsoft menjelaskan bahwa keterampilan tersebut dapat diterapkan untuk berbagai aktivitas, dari menyusun laporan keuangan, melakukan rekonsiliasi data, membuat analisis varians, hingga menghasilkan ringkasan informasi dari dataset rumit.
 
Karena tersimpan sebagai workflow, pengguna tidak perlu lagi memberikan prompt yang sama berulang kali. Selain itu, pembaruan ini juga menghadirkan data connectors, memungkinkan Copilot mengambil informasi langsung dari sistem bisnis dan layanan pihak ketiga.
 
Dengan akses ke lebih banyak sumber data, pengguna dapat melakukan analisis lintas platform tanpa harus memindahkan data secara manual ke dalam workbook Excel. Fitur baru tersebut dirancang untuk membantu profesional di bidang keuangan yang kerap menangani volume data besar.
 
Microsoft menilai otomatisasi workflow dapat mempercepat penyusunan laporan sekaligus mengurangi potensi kesalahan akibat proses manual. Pembaruan ini juga memperluas kemampuan Copilot yang sebelumnya telah mampu membuat rumus, menghasilkan grafik, menyusun PivotTable, hingga menganalisis tren berdasarkan perintah bahasa alami.
 
Dengan reusable skills, Copilot kini tidak hanya memberikan jawaban terhadap prompt, tetapi juga dapat menjalankan serangkaian proses yang telah didefinisikan pengguna secara berulang. Sementara itu, Microsoft belum mengungkapkan jadwal ketersediaan global seluruh fitur baru tersebut.
 
Namun, Microsoft menyatakan bahwa kemampuan reusable skills dan konektor data akan diluncurkan secara bertahap kepada pelanggan Microsoft 365 Copilot sesuai proses pengguliran yang berlaku.
 
Langkah ini memperlihatkan fokus Microsoft untuk menjadikan Copilot bukan sekadar asisten AI yang menjawab pertanyaan, melainkan alat otomatisasi yang mampu menangani proses bisnis rumit secara lebih efisien, khususnya bagi departemen keuangan dan pengguna Excel tingkat lanjut.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA