Namun selain itu, teknologi audio profesional tersebut tengah dijajaki untuk kebutuhan universitas, politeknik, sekolah, serta ruang pelatihan dan konferensi perusahaan. Sales Director Sennheiser Asia, Roland Lim, mengatakan perluasan tersebut menjadi bagian dari sektor tambahan yang sedang dieksplorasi Sennheiser di luar lima sektor utama perusahaan.
Sasar Institusi Pendidikan dan Korporasi
Menurut Lim, Spectera saat ini telah digunakan di sejumlah sektor industri audio profesional. Sennheiser kemudian melihat peluang penerapan teknologi tersebut pada lingkungan pendidikan dan perusahaan.“Kami juga sedang menjajaki penerapan Spectera di lembaga pendidikan tinggi, seperti universitas, politeknik, dan sekolah, serta di perusahaan untuk ruang pelatihan mereka, termasuk ruang rapat mereka,” ujar Lim.
Perluasan tersebut membuat institusi pendidikan menjadi salah satu lingkungan baru untuk memperkenalkan teknologi audio profesional. Sementara bagi sektor korporasi, penerapannya diarahkan antara lain pada ruang pelatihan dan ruang konferensi.
Sennheiser juga melihat institusi pendidikan sebagai bagian penting dalam menyiapkan tenaga profesional audio untuk kebutuhan industri di masa mendatang. Perusahaan tidak hanya memperkenalkan teknologi, tetapi juga berupaya membangun pemahaman mengenai perkembangan teknologi audio kepada mahasiswa.
Perkuat Edukasi dan Kolaborasi Lokal
Untuk mendukung adopsi teknologi audio generasi berikutnya, Sennheiser menjalankan berbagai kegiatan bersama mitra lokal dan profesional industri. Lim mengatakan kegiatan tersebut dilakukan melalui workshop dan seminar, sekaligus berbagi teknologi yang dinilai relevan dengan kebutuhan industri Indonesia.Kegiatan tersebut melibatkan berbagai pihak, dari end user, mitra Sennheiser, hingga mahasiswa. Lim juga menyebut keterlibatan Sennheiser bersama institusi pendidikan pada tahun sebelumnya untuk memperkenalkan perkembangan teknologi serta membahas penerapannya dalam pekerjaan sehari-hari.
Pendekatan edukasi tersebut tidak hanya berfokus pada pengenalan produk. Sennheiser juga berupaya memperkenalkan dasar-dasar audio dan perkembangan teknologi kepada generasi yang sedang mempersiapkan diri masuk ke industri.
Menurut Lim, kebutuhan profesional audio saat ini semakin luas. Tenaga kerja di industri tersebut perlu memahami lebih banyak bidang, sementara Sennheiser secara aktif mengumpulkan masukan dari pengguna dan profesional mengenai kebutuhan serta tantangan mereka.
Masukan tersebut kemudian disampaikan kepada departemen R&D untuk menjadi pertimbangan dalam pengembangan solusi berikutnya. Selain sektor pendidikan dan korporasi, Sennheiser juga membuka peluang kolaborasi dengan lembaga pemerintah, khususnya terkait pemanfaatan spektrum RF untuk kebutuhan professional audio.
Lim mengatakan keterlibatan dengan pemerintah diperlukan seiring semakin banyak spektrum RF dialokasikan kepada perusahaan telekomunikasi. Sennheiser berharap pemanfaatan spektrum yang tersedia secara lebih efisien dapat mendukung kebutuhan produksi pertunjukan dan konser.
Perusahaan juga melihat potensi dampaknya terhadap kegiatan pariwisata melalui penyelenggaraan berbagai acara.