Telkomsel Enterprise menghubungkan pemasaran digital dan aktivitas offline melalui DigiAds, RCS, dan DigiPOS dalam kampanye Rinso di Jawa Barat.
Telkomsel Enterprise menghubungkan pemasaran digital dan aktivitas offline melalui DigiAds, RCS, dan DigiPOS dalam kampanye Rinso di Jawa Barat.

Telkomsel Ubah Warung Jadi Kanal Digital, Kampanye Rinso Jangkau 20.000 Konsumen

Cahyandaru Kuncorojati • 10 September 2026 12:36
Ringkasnya gini..
  • Kampanye Rinso melalui DigiPOS membuat lebih dari 20.000 konsumen mencoba produk.
  • Kampanye berkontribusi pada pertumbuhan penjualan General Trade 27% di Jawa Barat.
  • CPA kampanye 29% lebih rendah dibandingkan benchmark FMCG sejenis.
Jakarta: Mengukur keberhasilan pemasaran tidak lagi cukup dengan menghitung berapa banyak orang yang melihat iklan atau berinteraksi dengan sebuah kampanye. 

Telkomsel Enterprise mencoba menghubungkan aktivitas digital dengan tindakan konsumen di lapangan melalui pemanfaatan data dan jaringan warung.

Pendekatan tersebut diterapkan dalam kampanye Rinso (Unilever Indonesia) di Jawa Barat. Melalui kombinasi DigiAds, Rich Communication Services (RCS), dan jaringan warung DigiPOS, konsumen yang menjadi sasaran kampanye diarahkan untuk mencoba produk secara langsung.
 
Hasilnya, lebih dari 20.000 konsumen mencoba produk Rinso melalui warung yang tergabung dalam ekosistem DigiPOS. Kampanye tersebut turut berkontribusi terhadap pertumbuhan penjualan General Trade sebesar 27% di Jawa Barat, sekaligus mencatat purchase intent 100% dari konsumen yang mencoba sampel.
 

Dari Iklan Digital ke Aktivitas di Warung

Persoalan yang ingin dijawab Telkomsel Enterprise adalah bagaimana brand mengetahui dampak nyata dari aktivitas pemasaran digital. Interaksi di layar ponsel memang dapat diukur, tetapi perjalanan konsumen tidak berhenti di sana.

Dalam kasus Rinso, tantangannya berkaitan dengan penetrasi pasar tradisional di Jawa Barat yang ketersediaan produknya belum merata. Alih-alih hanya mengandalkan ekspansi fisik, kampanye diarahkan untuk mempertemukan konsumen dengan produk melalui warung yang sudah berada dalam ekosistem DigiPOS.

Telkomsel Enterprise memanfaatkan first-party audience insight, data lokasi, perilaku, dan afinitas kategori untuk menentukan kelompok konsumen yang relevan. Mereka kemudian menerima komunikasi melalui RCS dan diarahkan ke titik aktivasi terdekat untuk menukarkan sampel Rinso.

Skema tersebut membuat perjalanan konsumen dapat ditelusuri lebih jauh, dari komunikasi yang diterima melalui perangkat hingga tindakan yang berlangsung secara offline.
 

Data Tidak Berhenti di Engagement

VP Corporate Innovation, Sustainability, Marketing, and Digital Advertising Telkomsel, Mia Melinda, mengatakan pendekatan tersebut dirancang untuk menghasilkan dampak bisnis yang dapat diukur, bukan sekadar memperluas jangkauan audiens.

“Kolaborasi ini menunjukkan bahwa data dan kapabilitas digital dapat digunakan untuk membantu pelanggan menjawab tantangan bisnis yang nyata. Fokus kami bukan hanya menjangkau audiens, tetapi berkolaborasi menciptakan dampak bisnis terukur,” ujar Mia.

Ia menambahkan, implementasi bersama Rinso juga menunjukkan bagaimana warung dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari pengalaman pemasaran digital.

Dalam kampanye tersebut, selain lebih dari 20.000 konsumen mencoba produk, Cost Per Acquisition (CPA) tercatat 29% lebih rendah dibandingkan benchmark kampanye FMCG sejenis.

Angka tersebut memperlihatkan bagaimana pengukuran kampanye dapat diperluas dari sekadar impresi dan engagement menuju indikator yang lebih dekat dengan konversi.
 

DigiAds Hubungkan Pemasaran Digital dan Offline

Telkomsel Enterprise menggunakan closed-loop measurement dalam pendekatan ini. Sistem tersebut memungkinkan aktivitas pemasaran digital dikaitkan dengan tindakan konsumen yang dapat diverifikasi di titik aktivasi.

Integrasi DigiAds dengan RCS dan DigiPOS juga memungkinkan komunikasi disesuaikan dengan segmentasi audiens serta lokasi. Dengan demikian, konsumen tidak hanya menerima pesan pemasaran, tetapi juga mendapatkan arahan menuju lokasi aktivasi yang relevan.

Bagi bisnis, model seperti ini memberikan perspektif yang lebih lengkap mengenai efektivitas kampanye. Data tidak berhenti pada laporan mengenai siapa yang melihat atau berinteraksi dengan iklan, tetapi dapat digunakan untuk memahami apakah aktivitas tersebut berujung pada tindakan nyata.

Telkomsel Enterprise menempatkan pendekatan tersebut sebagai bagian dari perannya sebagai business solution provider, dengan menghubungkan data, teknologi, dan aktivitas pemasaran untuk menghasilkan outcome bisnis yang lebih terukur.
 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA