Proyek ini dibuat oleh seorang pengembang solo. Cuplikan video yang diunggah menampilkan alur permainan yang intens, eksentrik, serta sarat akan kearifan lokal Turki.
Perpaduan GTA Klasik dan Misi Pengantaran Doner Kebab
Pengembang solo di balik proyek ini, Bufuak, menjelaskan bahwa Alaturka pada dasarnya mengusung konsep Grand Theft Auto (GTA) berlatar Kota Istanbul pada era 1970-an. Game ini menggabungkan fisika berkendara yang berbobot dengan dinamika pekerjaan sehari-hari.
Pemain akan berperan sebagai seorang pekerja magang di kedai kebab yang baru tiba di kawasan Bosphorus untuk membantu bisnis pamannya. Saat menjalankan tugas mengantar pesanan, ia bertemu dengan kelompok kriminal yang menawarkan pekerjaan berupah tinggi namun berisiko besar.
Misi-misi tersebut melibatkan aksi tembak-menembak hingga pelarian berbahaya yang mengingatkan pemain pada nostalgia judul klasik seperti GTA: Vice City dan GTA: San Andreas.
Sistem Mekanis Modern dan Pengembangan Transparan
Melalui halaman resminya di Steam, Alaturka menjanjikan sistem fisika kendaraan yang realistis untuk merepresentasikan bobot mobil klasik pada zamannya. Sementara untuk mekanisme pertempuran, game ini mengadopsi sistem bidikan bebas (free aiming) yang lebih modern, menggantikan sistem penguncian target (lock-on) ala GTA III.
Bufuak mengungkapkan bahwa ia mengabdikan seluruh waktunya selama dua tahun terakhir untuk membangun Alaturka dari nol. Seluruh proses pengembangannya disiarkan secara langsung melalui saluran YouTube pribadinya, @bufuak.
Sebagai Ketua Komunitas Unreal Istanbul, Bufuak menjadikan proyek ini berbasis komunitas. Ia secara aktif menyerap masukan dari para penonton dalam sesi live streaming mingguan untuk merancang tata kota dan fitur permainan.
Meski belum memiliki tanggal rilis resmi, Alaturka menjadi salah satu proyek independen unik yang memungkinkan publik memantau proses formulasinya secara langsung.
(Nur Aldiansyah Amirulloh)