Apple dikabarkan menyiapkan dana besar untuk mengakses konten penerbit demi meningkatkan kemampuan Siri berbasis AI.
Apple dikabarkan menyiapkan dana besar untuk mengakses konten penerbit demi meningkatkan kemampuan Siri berbasis AI.

Apple Siapkan Dana Agar Siri AI Bisa Akses Konten Penerbit

Lufthi Anggraeni • 14 Agustus 2026 11:50
Ringkasnya gini..
  • Apple dikabarkan bernegosiasi dengan penerbit untuk memakai konten mereka dalam meningkatkan Siri berbasis AI.
  • Apple disebut menyiapkan anggaran hingga ratusan juta dolar dengan skema pembayaran berdasarkan penggunaan konten.
  • Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya Apple meningkatkan Siri setelah fitur rangkuman berita AI bermasalah.
Jakarta: Apple dikabarkan tengah menjajaki kerja sama baru dengan sejumlah perusahaan media untuk mendapatkan akses terhadap konten berita yang dapat digunakan dalam pengembangan Siri berbasis kecerdasan buatan (AI). 
 
Langkah ini disebut menjadi bagian dari upaya Apple meningkatkan kemampuan Siri agar mampu memberikan jawaban lebih informatif dan relevan. Menurut laporan yang dikutip dari The Wall Street Journal, Apple telah menghubungi sejumlah penerbit dalam beberapa bulan terakhir. 
 
Apple dilaporkan menawarkan perjanjian multiyears untuk memberikan akses terhadap konten penerbit, dengan skema pembayaran berdasarkan penggunaan konten tersebut oleh sistem AI Siri. namun, Apple belum memberikan komentar resmi mengenai pembicaraan tersebut. 

Karena itu, informasi detail mengenai penerbit yang terlibat, nilai setiap perjanjian, serta bentuk akhir kerja sama masih belum diketahui.

Apple Siapkan Skema Pembayaran Konten

Berbeda dari pola lisensi AI yang umum digunakan perusahaan teknologi, Apple dikabarkan mempertimbangkan skema pembayaran berdasarkan penggunaan konten. Artinya, penerbit dapat menerima kompensasi ketika materi mereka digunakan untuk membantu Siri memberikan informasi kepada pengguna.
 
Laporan tersebut juga menyebut Apple telah membahas berpeluang menyediakan anggaran hingga ratusan juta dolar untuk program ini. Nilai tersebut menunjukkan skala investasi cukup besar untuk memperoleh akses terhadap konten berita dari berbagai penerbit.
 
Dalam skema lisensi AI konvensional, perusahaan teknologi umumnya membayar biaya tertentu kepada penerbit untuk memperoleh akses terhadap kumpulan konten dalam periode yang telah disepakati. Apple disebut mempertimbangkan pendekatan berbeda melalui kompensasi variabel berdasarkan pemanfaatan konten.
 
Model tersebut berpotensi memberikan keuntungan bagi kedua pihak. Apple memperoleh akses ke sumber informasi aktual untuk membantu sistem AI, sedangkan penerbit mendapatkan sumber pendapatan tambahan dari penggunaan konten mereka.
 
Bagi Apple, akses terhadap konten berita juga dapat menjadi komponen penting dalam meningkatkan kemampuan Siri menjawab pertanyaan mengenai peristiwa terkini. Asisten digital tidak cukup hanya memahami perintah pengguna, tetapi juga membutuhkan sumber informasi aktual ketika diminta menjelaskan berita, perkembangan ekonomi, olahraga, atau berbagai kejadian terbaru.
 
Apple Siapkan Dana Agar Siri AI Bisa Akses Konten Penerbit

Siri Disiapkan untuk Perombakan Besar

Rencana kerja sama dengan penerbit muncul ketika Apple tengah mempersiapkan peningkatan besar pada Siri. Perusahaan sebelumnya telah mengumumkan rencana untuk membuat Siri lebih terintegrasi dengan kemampuan AI dan mampu membantu pengguna menyelesaikan lebih banyak tugas.
 
Siri selama bertahun-tahun mendapat kritik karena kemampuannya dinilai tertinggal dibandingkan dengan sejumlah asisten AI generatif terbaru. Apple kemudian menjadikan peningkatan Siri sebagai salah satu bagian penting dari strategi Apple Intelligence.
 
Dengan akses langsung terhadap konten penerbit, Siri berpotensi memperoleh sumber informasi lebih terstruktur ketika menangani pertanyaan pengguna. Sistem dapat menggunakan informasi dari sumber berita untuk menyusun respons, terutama ketika pertanyaan membutuhkan konteks mengenai perkembangan terbaru.
 
Namun, penggunaan konten penerbit dalam sistem AI juga membawa tantangan terkait akurasi dan atribusi sumber. Sistem AI perlu memastikan informasi yang disampaikan kepada pengguna tidak keluar dari konteks serta tetap memberikan penghargaan kepada pemilik konten.
 
Hal tersebut menjadi semakin penting setelah pengalaman Apple sebelumnya dengan fitur rangkuman berita berbasis AI. Pada akhir tahun 2024, Apple sempat menghadirkan rangkuman berita yang dibuat menggunakan AI. 
 
Fitur tersebut kemudian menimbulkan masalah setelah sistem menghasilkan pemberitahuan atau judul berita keliru. Apple akhirnya menonaktifkan fitur tersebut. Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa mengandalkan AI untuk merangkum informasi berita membutuhkan sistem verifikasi kuat. 
 
Kesalahan informasi tidak hanya berpotensi merugikan pengguna, tetapi juga dapat berdampak terhadap reputasi penerbit serta platform yang mendistribusikannya.

Apple Sudah Memiliki Hubungan dengan Penerbit

Rencana terbaru tersebut bukan pertama kalinya Apple bekerja sama dengan perusahaan media untuk memperoleh akses terhadap konten. Apple sebelumnya telah menjalin kerja sama dengan penerbit melalui layanan berlangganan Apple News+.
 
Apple News+ mulai diperkenalkan pada 2019 sebagai layanan berlangganan yang memberikan akses ke berbagai majalah dan publikasi berita. Sejumlah penerbit mendapatkan pendapatan melalui kerja sama tersebut, meskipun beberapa di antaranya kemudian memutuskan untuk tidak lagi berpartisipasi.
 
Apple juga disebut pernah membuat perjanjian dengan penerbit untuk memperoleh hak menggunakan konten dalam pelatihan sistem AI. Dengan demikian, pembicaraan terbaru mengenai penggunaan konten untuk Siri merupakan kelanjutan dari hubungan Apple dengan industri media, tetapi memiliki fokus berbeda.
 
Jika kesepakatan baru terealisasi, konten penerbit tidak hanya berfungsi sebagai bahan pelatihan AI. Materi tersebut berpotensi digunakan sebagai sumber informasi untuk membantu Siri menghasilkan jawaban kepada pengguna.
 
Pendekatan tersebut juga memperlihatkan perubahan kebutuhan perusahaan teknologi dalam pengembangan AI. Model AI membutuhkan data dalam jumlah besar untuk dikembangkan, tetapi akses terhadap konten aktual dan berkualitas menjadi semakin penting ketika sistem digunakan untuk menjawab pertanyaan mengenai peristiwa terkini.

Persaingan AI Mendorong Pengembangan Siri

Apple menghadapi persaingan ketat di pasar AI dari perusahaan seperti Google, OpenAI, dan perusahaan teknologi lainnya. Asisten AI kini tidak hanya digunakan untuk menjalankan perintah sederhana, tetapi juga menjawab pertanyaan rumit, merangkum informasi, menganalisis dokumen, dan membantu berbagai pekerjaan.
 
Perubahan tersebut membuat kemampuan Siri menjadi semakin penting bagi ekosistem Apple. Pengguna iPhone, iPad, Mac, dan perangkat Apple lainnya semakin terbiasa dengan layanan AI yang mampu memberikan respons lebih kontekstual.
 
Apple telah mengintegrasikan Apple Intelligence ke sejumlah perangkat dan sistem operasinya. Namun, peningkatan kemampuan Siri menjadi salah satu bagian paling dinantikan dari strategi tersebut. Dengan memanfaatkan konten penerbit, Apple berpotensi meningkatkan kemampuan Siri dalam memberikan informasi terkini. 
 
Meski demikian, keberhasilan pendekatan tersebut tetap bergantung pada kualitas sumber, sistem verifikasi, serta cara Apple memberikan atribusi dan kompensasi kepada pemilik konten. Untuk saat ini, kerja sama dengan penerbit masih berada pada tahap pembicaraan. 
 
Belum ada informasi resmi mengenai penerbit yang akan menandatangani kesepakatan atau kapan perjanjian tersebut mulai berlaku. Jika rencana tersebut terealisasi, investasi Apple dalam akses konten dapat menjadi salah satu langkah penting untuk membangun Siri generasi baru. 
 
Apple tidak hanya perlu membuat model AI lebih pintar, tetapi juga memastikan Siri memiliki akses terhadap informasi berkualitas agar mampu memberikan jawaban relevan kepada pengguna.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA