Bug Privasi di Facebook Pengaruhi 14 Juta Pengguna

Ellavie Ichlasa Amalia 08 Juni 2018 13:06 WIB
media sosialfacebook
Bug Privasi di Facebook Pengaruhi 14 Juta Pengguna
Ada bug privasi di Facebook. (AFP PHOTO / Oli SCARFF)
Jakarta: Ada bug di Facebook yang menyebabkan konten yang dibagikan oleh 14 juta pengguna selama 4 hari bisa dilihat oleh semua orang, ungkap Facebook pada hari Kamis. Bug yang muncul ketika Facebook sedang menguji fitur baru ini memengaruhi para pengguna selama empat hari sejak 18 Mei hingga 22 Mei.

Setelah pekerja Facebook menemukan bug tersebut, perusahaan mengubah pengaturan privasi dari post yang diunggah oleh 14 juta pengguna yang terpengaruh, dari publik menjadi private, lapor CNN Money.

Facebook mengubah pengaturan privasi dari semua post yang terpengaruh menjadi private, bahkan post yang mungkin memang dibagikan untuk umum. Mereka menyebutkan, mereka membutuhkan waktu lima hari untuk melakukan perubahan tersebut. 


Pengguna yang terpengaruh oleh bug ini akan mendapatkan notifikasi di aplikasi atau situs Facebook mulai hari Kami.s Mereka akan mendapatkan pesan dari Facebook, meminta mereka untuk "meninjau unggahan Anda", lengkap dengan tautan ke daftar post yang mereka unggah ketika bug itu aktif. 


Foto: TechCrunch. 

Biasanya, pengaturan privasi konten Facebook akan mengikuti pengaturan privasi post yang terakhir pengguna buat, seperti teman, keluarga atau kolega. Namun, pengaturan itu berubah secara otomatis menjadi publik untuk 14 juta pengguna. Jika pengguna menyadari perubahan pengaturan itu, mereka bisa mengubah pengaturan privasi secara manual. 

"Kami baru saja menemukan bug yang secara otomatis menyarankan pengguna untuk mengunggah post pada publik ketika mereka mengunggah konten di Facebook," kata Chief Privacy Officer Facebook, Erin Egan.

"Kami telah menyelesaikan masalah ini dan mulai hari ini, kami akan memberitahukan orang-orang yang terpengaruh oleh bug ini dan meminta mereka untuk meninjau post yang mereka unggah dalam periode ketika bug aktif."



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.