Facebook akan Uji Administrator Page
Facebook akan uji administrator Page. (AFP PHOTO / KAREN BLEIER)
Jakarta: Administrator halaman Facebook harus melewati sebuah proses autorisasi unuk membuktikan bahwa mereka bukanlah penipu, ungkap Facebook kemarin.

"Sekarang, orang-orang yang bertanggung jawab atas Page akan diminta untuk melewati proses autorisasi agar mereka terus bisa mengunggah konten. Ini bertujuan untuk meminimalisir kemungkinan orang menggunakan akun palsu untuk membuat Page," tulis Emma Rodgers, Director of Product Marketing, lapor CNET.

Facebook membuat pengumuman ini satu minggu setelah mereka mengaku bahwa mereka telah menghapus 32 akun dan halaman yang mereka anggap menipu.


Facebook dan perusahaan media sosial lain kini menjadi pusat perhatian masyarakat terkait cara mereka mengatasi berita palsu dan juga hoaks.

Setelah perubahan ini diaplikasikan, administrator halaman Facebook harus mengonfirmasi "tempat tinggal utama" mereka dan akan diminta untuk menggunakan autentikasi dua faktor. Untuk memverifikasi lokasi mereka, pengguna akan diminta untuk mengaktifkan fitur lokasi di Facebook.

Facebook baru meluncurkan perubahan ini di Amerika Serikat. Para administrator akan melihat notifikasi pada lini masa mereka jika perubahan ini telah berlaku untuk mereka.

"Proses ini hanya memakan waktu beberapa menit," tulis Rodgers. Semua administrator Page harus menjalani proses ini. "Anda tidak akan bisa mengunggah konten di Page jika Anda tidak menyelesaikan proses tersebut."



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard: ASUS PRIME Z370-A, MSI X470 Gaming Plus
  • VGA: Colorful iGame GTX 1070 X-TOP-8G, ASUS Strix Vega 64
  • RAM: Apacer Panther RAGE 2400MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Apacer Panther AS340 240GB + Seagate Barracuda 8TB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Mouse: Logitech G903, Logitech G603
  • Keyboard: Logitech G610 Orion, Logitech G613
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.