Ilustrasi.
Ilustrasi.

Cyberbullying, Momok Terbesar Orangtua akan Internet

Teknologi internet cyber security
Ellavie Ichlasa Amalia • 06 September 2018 17:12
Jakarta:Sebanyak 92 persen orangtua di Indonesia mengaku khawatir anaknya mengalami cyberbullying, menurut laporan 2017 Norton Cyber Security Insights: Indonesia. Uniknya, jumlah orangtua yang mengawasi kegiatan anaknya di ranah internet jauh lebih sedikit.
 
Jumlah orangtua yang mengaku mengawasi kegiatan anaknya dalam aktivitas online hanya mencapai 57 persen. Angka ini sama dengan jumlah orangtua yang mengawasi ketika sang anak mengakses media sosial.
 
Sementara jumlah orangtua yang memantau sang anak ketika dia sedang membuka atau menulis email lebih rendah, yaitu 50 persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Orangtua tampaknya paling peduli ketika anak berbelanja melalui situs e-commerce. Hal ini terlihat dari fakta bahwa sebanyak 75 persen orangtua mengawasi anak ketika mereka melakukan pembelian secara online.
 
51 persen responden mengatakan bahwa mereka mengawasi anak ketika mereka sedang melakukan komunikasi via video.
 
"Teknologi telah mengubah cara anak-anak kita tumbuh sehingga orangtua memerlukan peraturan baru. Keluarga ini berada dalam era yang membuat perdebatan mengenai durasi beraktivitas online sama pentingnya dengan jam tidur," kata Direktur Asia Consumer Business, Symantec, Chee Choon Hong.
 
"Di era digital, orangtua harus paham cara mempersiapkan, melindungi dan memberdayakan anak-anak untuk menggunakan teknologi secara aman. Sebagian orangtua melarang anak mengakses media sosial atau bermain game, sementara ada pula orangtua yang mengawasi pertemanan anak dengan teman mereka di negara lain yang memiliki zona waktu berbeda."
 
Saat ini, orangtua di Indonesia memiliki berbagai cara melindungi anak mereka dari dampak buruk internet. Sebagian membiarkan anak mengakses konten dan situs tertentu sementara yang lain hanya membiarkan anak mengakses internet di bawah pengawasan mereka.
 
Untuk lebih lengkapnya, Anda bisa melihat grafik di bawah ini.
 
Cyberbullying, Momok Terbesar Orangtua akan Internet
 
Selain cyberbullying, ada beberapa hal lain yang dikhawatirkan oleh para orangtua, seperti mengunduh program yang berbahaya dan memberikan informasi pribadi pada orang asing. Inilah beberapa kekhawatiran terbesar bagi orangtua.
 
Cyberbullying, Momok Terbesar Orangtua akan Internet
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif