Startup asal Singapura di bidang penyedia alat telekomunikasi Transcelestial mendapatkan pendanaan.
Startup asal Singapura di bidang penyedia alat telekomunikasi Transcelestial mendapatkan pendanaan.

Pemerintah Singapura Investasi di Startup Laser untuk 5G

Teknologi teknologi telekomunikasi
Lufthi Anggraeni • 03 Juli 2020 21:54
Jakarta: Badan pemerintah Singapura berinvestasi pada startup lokal pengembang peralatan jaringan berbiaya terjangkau bernama Transcelestial, di tengah perlombaan penyediaan jaringan 5G yang semakin memanas di seluruh Asia.
 
Didirikan pada tahun 2016, Transcelestial merupakan pengembang perangkat yang menggunakan teknologi laser untuk mengirimkan data ke masing-masing perangkat, alih-alih menggunakan kabel serat optik.
 
Transcelestial menyebut bahwa perangkat karyanya dengan ukuran sebesar kotak kemasan penjualan sepatu dan dipasangkan di tiang atau menara telekomunikasi, lebih mudah untuk diatur dan lebih terjangkau jika dibandingkan dengan menggelar kabel serat fiber di negara tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mengutip Nikkei Asian Review, biaya penyediaan infrastruktur telekomunikasi 5G dinilai sebagai tantangan terbesar untuk operator jaringan. Sebab 5G membutuhkan basis stasiun jaringan padat karena menggunakan gelombang radio yang tidak berkelana sejauh jaringan 4G.
 
Co-founder dan CEO Transcelestial Rohit Jha menyebut produk karyanya dapat menghemat biaya hingga 90 persen lebih terjangkau per kilometer bagi operator telekomunikasi yang ingin menerapkan serat optik di jaringan 5G.
 
Transcelestial telah melakukan percobaan dengan menggandeng operator asal Korea Selatan SK Telecom seria operator lain di Asia Tenggara. Kondisi cuaca buruk disebut telah sejak lama menjadi penghambat utama dalam adopsi teknologi laser, namun Transcelestial mengklaim perangkatnya mampu berfungsi di kondisi hujan lebat dan kabut tebal.
 
Pendanaan senilai USD9,6 juta (Rp) yang dipimpin oleh EDBI Singapura, badan investasi instansi Economic Development Board pemerintah, dan perusahaan Venture Capital Wavemaker Partners. Airbus Ventures, badan permodalan produsen pesawat terbang asal Eropa, Airbus, juga berpartisipasi, bersamaan dengan investor baru dan lama lainnya.
 
Transcelestial menyebut akan menggunakan pendanaan ini untuk melanjutkan dan menyelesaikan produksi perangkat karyanya tersebut. Kesepakatan ini mengindikasikan ambisi Singapura untuk mengasuh teknologi telekomunikasi karya talenta asal negaranya.
 
Upaya ini dilakukan Singapura di tengah peningkatan kekhawatiran politik terhadap Huawei Technologies, produsen peralatan telekomunikasi pemimpin asal Tiongkok yang tengah menjalani perang dagang dengan Amerika Serikat.
 

(MMI)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif