NEWSTICKER
Smartphone layar lipat Samsung Galaxy Fold.
Smartphone layar lipat Samsung Galaxy Fold.

Terpapar Virus Korona, Samsung Tutup Pabrik Sementara

Teknologi teknologi Virus Korona samsung
Cahyandaru Kuncorojati • 23 Februari 2020 13:55
Jakarta: Penyebaran wabah virus Korona atau Covid-19 kembali bakal berdampak besar terhadap industri smartphone. Kali ini merek Samsung yang dikenal sebagai penguasa pangsa pasar terbesar menghadapi masalah serius.
 
Sebelumnya Covid-19 diketahui berimbas penutupan sementara pabrik manufaktur smartphone termasuk iPhone di Tiongkok. Kabar terbaru dilaporkan dampak ini sudah sampai ke Korea Selatan yaitu di pabrik Samsung.
 
Dikutip dari Engadget, Samsung baru saja menutup sementara pabrik smartphone mereka di kota Gumi, Provinsi Gyeongsangbuk-do, Korea Selatan. Hal ini dilakukan setelah salah satu pekerja pabrik positif terpapar virus Covid-10.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pihak perusahaan menyatakan sudah melakukan karantina kepada pekerja tersebut dan melakukan serangkaian uji kesehatan. Pabrik Samsung di kota Gumi akan ditutup sementara hingga 24 Februari.
 
Posisi kota lokasi pabrik memang tidak jauh dari kota Daegu, titik awal penyebaran Covid-19 di Korea Selatan. Sejauh ini pihak Samsung menyatakan bahwa produksi chipset dan panel atau display yang jadi bisnis lain dari perusahaan tidak ikut terpengaruh.
 
Permasalahannya, pabrik Samsung di kota Gumi berkontribusi atas produksi smartphone kelas high-end merek ini. Misalnya, smartphone layar lipat Samsung Galaxy Fold dan Galaxy Z Flip yang baru dirilis minggu lalu.
 
Diprediksi hal ini akan mempengaruhi stok perangkat di pasar ditambah smartphone ini dikenal memiliki tingkat produksi yang lebih rumit. Saat ini smartphone dengan layar lipat sedang menarik perhatian karena inovasi dibalik pembuatannya.
 
Samsung sendiri belum akan memberikan laporan mengenai imbas virus Covid-19 terhadap bisnis atau operasional global. Berbeda dari Apple yang sudah memberikan peringatan kepada investornya terkait kondisi finansial perusahaan.
 
CEO Apple, Tim Cook merilis memo bahwa kondisi finansial Apple mungkin tidak memenuhi target di bulan Maret. Namun, mereka menyatakan akan tetap memberikan dukungan dengan melipat gandakan donasi untuk Tiongkok melawan virus Covid-19.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif