Kominfo menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Kebijakan Bantuan Kuota untuk PJJ.
Kominfo menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Kebijakan Bantuan Kuota untuk PJJ.

Kominfo Dukung Program Kuota Data Internet

Teknologi Kominfo teknologi
Lufthi Anggraeni • 25 September 2020 18:12
Jakarta: Mewakili pemerintah, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengumumkan dukungan penuh pelaksanaan Kebijakan Bantuan Kuota Data Internet pada tahun 2020 ini, sebagai bentuk kontribusi dalam pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).
 
Kebijakan tersebut merupakan asistensi fiskal APBN yang dianggarkan pemerintah untuk menopang pelaksanaan PJJ bagi siswa, pendidik dan dosen di Indonesia. Dukungan lain juga dihadirkan Kominfo via pembangunan akses internet cepat dan kerja sama dengan operator seluler.
 
"Tentu keberhasilan ini tidak terlepas dari keberpihakan Bapak Presiden untuk memastikan para siswa kita, pendidik dan para dosen bisa mengatasi problem yang paling besar saat ini yaitu ketersediaan pembiayaan untuk akses internet dalam rangka menunjang proses belajar dan mengajar,” ujar Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Johnny menilai bahwa kebijakan asistensi fiskal ini akan sangat bermanfaat bagi lebih dari 60 juta siswa pendidikan umum yang dinaungi oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta pendidikan khusus lembaga keagamaan dalam naungan Kementerian Agama seperti pesantren.
 
Sebagai bentuk kontribusinya, Kominfo berupaya memastikan semua operator seluler menjaga kualitas jaringan dengan baik. Selain itu, Kominfo juga berkontribusi dalam memperhatikan kecepatan serta perluasan jaringan akses internet.
 
Kontribusi tersebut dilakukan Kominfo salah satunya dengan membangun Base Transceiver Station (BTS) di titik akhir atau last mile, meski mengalami kendala akibat tingkat kerumitan pada wilayah tersebut, dan menyediakan akses internet Super Wifi.
 
Saat ini, Kominfo juga menggunakan akses internet langsung ke satelit, baik berupa akses internet umum untuk radius terbatas, sekitar 50 sampai 100 meter. Kominfo juga menyebut bahwa untuk pertama kalinya, pihaknya melakukan uji coba dan pilot project bertajuk Super Wifi.
 
Sebagai informasi, Super Wifi memiliki jangkauan akses internet sejauh 500 meter, dengan kapasitas kecepatan antara 4 hingga 30 GBps. Johnny menilai jangkauan ini cukup besar untuk mendukung proses belajar mengajar jarak dari jauh.
 
Selain itu, Kominfo juga menyebut akan memperhatikan penataan dan penambahan spektrum frekuensi radio melalui farming dan refarming, guna mendukung berjalannya proses belajar mengajar dengan baik. Johnny juga menjelaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan roadmap untuk penerapan jaringan 4G di 12.548 desa dan kelurahan yang saat ini belum didukung sinyal 4G, dan paling lambat akan selesai pada tahun 2022 mendatang.
 
(MMI)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif