Samsung Galaxy S9 Tidak Muncul di CES 2018?
Pernyataan terbaru perwakilan Samsung mengindikasikan keraguan terkait kebenaran rumor Galaxy S9 dan S9+ akan muncul di CES 2018.
Jakarta: Bulan November lalu, rumor pertama terkait Samsung Galaxy S9 dan Galaxy S9+ mulai beredar di internet. Rumor tersebut menyebut kedua smartphone unggulan terbaru Samsung itu akan dipamerkan di ajang CES 2018.

Namun, pernyataan baru dari perwakilan Samsung mengindikasikan keraguan perusahaan asal Korea Selatan tersebut terkait kebenaran rumor kemunculan dua smartphone unggulannya di ajang CES tahun depan.

Pernyataan tersebut menjadi pilihan bahasa tidak umum yang dipilih Samsung untuk mengisyaratkan perusahaannya belum mengambil keputusan akhir untuk memamerkan smartphone baru lini Galaxy S tersebut, meski gelaran CES 2018 akan dihelat dalam beberapa minggu mendatang.


Sebagai pengingat, Galaxy S9 dan Galaxy S9+ diperkirakan akan berbekal dukungan teknologi dan komponen lebih canggih jika dibandingkan dengan Galaxy S8. Sebab, lini Galaxy S9 akan didukung oleh prosesor terbaru Qualcomm, yaitu Snapdragon 845.

Sebelumnya, divisi komponen Samsung baru saja merilis chip memori yang bisa membuat perangkat seperti smartphone memiliki kapasitas memori terbesar yang pernah ada. Samsung juga mengumumkan sedang dalam produksi memori 512GB.

Kabar kurang menyenangkan menyambangi Samsung. Sejumlah pengguna Gear S3 mengeluhkan mengalami sejumlah permasalahan pada perangkatnya setelah melakukan update ke sistem operasi Tizen versi terbaru, Tizen 3.0.

Samsung akan menghadirkan smartphone berdesain lipat pertamanya, yaitu Galaxy X, di pasar pada tahun 2018 mendatang. Kehadiran perangkat tersebut akan menjadi pesaing dari perangkat serupa yang juga dikembangkan oleh Apple dan LG.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.