Red Hat OpenShift, platform aplikasi hybrid cloud berbasis Kubernetes, diakui secara khusus atas "Completeness of Vision" dan "Ability to Execute" dalam evaluasi Gartner.
Konsistensi dalam pengakuan ini membuktikan kemampuan Red Hat OpenShift untuk menyediakan platform manajemen container yang komprehensif dan andal, mampu beradaptasi di berbagai lingkungan IT yang kompleks. Ini juga memperkuat komitmen Red Hat dalam menghadirkan operasional yang konsisten dan standarisasi bagi organisasi yang berambisi mengadopsi pendekatan cloud-native.
Platform ini telah terbukti membantu perusahaan dalam menstandarkan, mengotomatisasi, dan memperluas inisiatif container mereka di berbagai lini, mulai dari pusat data tradisional, lingkungan multi-cloud yang dinamis, hingga ke edge computing yang semakin relevan.
Dengan fitur keamanan terintegrasi yang kokoh, kemampuan manajemen tingkat lanjut yang intuitif, serta fokus yang kuat pada produktivitas pengembang, Red Hat OpenShift memungkinkan tim IT untuk mempercepat modernisasi aplikasi dan secara signifikan mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk menghadirkan nilai bisnis.
Gartner Magic Quadrant untuk Container Management tahun ini mengevaluasi 15 solusi vendor berdasarkan kelengkapan visi dan kemampuan mereka dalam mewujudkannya. Gartner mendefinisikan "Leader" sebagai vendor yang tidak hanya mampu mewujudkan visinya dengan sangat baik, tetapi juga memiliki posisi yang sangat kuat untuk menghadapi tantangan dan peluang di masa depan. Pengakuan ini menegaskan kembali bahwa Red Hat OpenShift berada di garis depan inovasi dalam manajemen container.
Mike Barrett, vice president & general manager, Hybrid Cloud Platforms, Red Hat, menyatakan keyakinannya terhadap pengakuan ini. "Kami percaya bahwa pengakuan sebagai Leader untuk ketiga kalinya berturut-turut dalam Gartner Magic Quadrant untuk Container Management membuktikan peran Red Hat OpenShift sebagai fondasi strategi IT modern," ujarnya.
"Platform kami memberdayakan perusahaan untuk menstandardisasi, mengotomatisasi, dan memperluas inisiatif container mereka di mana saja, mulai dari pusat data hingga multi cloud, memberikan fleksibilitas dan kontrol yang dibutuhkan untuk menjawab dinamika kebutuhan bisnis."
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News