Smartfren mengumumkan kenaikan trafik data pada musim mudik lebaran tahun 2018 ini.
Smartfren mengumumkan kenaikan trafik data pada musim mudik lebaran tahun 2018 ini.

Smartfren Alami Kenaikan Konsumsi Data di Jalur Mudik

Teknologi smartfren andromax
Lufthi Anggraeni • 23 Juni 2018 11:26
Jakarta: Smartfren mengumumkan kenaikan trafik data 4G LTE signifikan pada bulan Ramadan tahun 2018 ini, sebesar 176 persen, jika dibandingkan dengan periode yang sma pada tahun 2017.
 
Smartfren juga mengumumkan pada tahun ini kenaikan tertinggi dialami pada H-3 serta H-3 hari raya Idul Fitri.
 
Dari laporan tersebut, Smartfren menyebut kenaikan tertinggi di sepanjang jalur mudik di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Jika dibandingkan dengan musim mudik tahun lalu, Smartfren menyebut pada tahun ini terjadi perubahan pola kenaikan trafik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tahun ini, kenaikan justru terjadi sebelum hari raya. Perubahan pola ini kami maknai positif, berarti para pelanggan kami menggunakan layanan sebagai teman ketika mereka melakukan perjalanan mudik," ujar VP Technology Relations and Special Project Smartfren Munir Syahda Prabowo.
 
Kenaikan trafik ini juga didukung dengan adanya layanan baru yang dihadirkan Smartfren pada bulan Ramadan lalu, yaitu produk kuota internet unlimited. Berdasarkan laporan tersebut, Smartfren mencatat bahwa pelanggannya menggunakan layanan 4G LTE untuk melakukan streaming YouTube, video call via WhatsApp, bermain game online, dan mengakses situs e-Commerce.
 
Smartfren mengaku telah mempersiapkan diri untuk menghadapi peluang peningkatan trafik data pada bulan Ramadan dan hari raya Idul Fitri 2018. Persiapan tersebut dilakukan dengan langkah optimasi jaringan serta mempersiapkan tim tanggap darurat dalam kurun waktu tujuh hari menjelang dan tujuh hari setelah Idul Fitri, untuk mengantisipasi gangguan sinyal di pusat keramaian dan jalur mudik.
 
Sebelumnya, Smartfren menyebut akan menambahkan lebih banyak BTS di pulau jawa sepanjang tahun 2018, yaitu sebanyak 3.000 BTS. Sebesar 70 persen dari BTS yang termasuk dalam rencana tahun 2018 ini, disebut Smartfren telah selesai.
 
Sementara itu, Smartfren turut menyebut pelanggan layanannya mengalami penurunan sebanyak 2 juta, dari 11 juta menjadi sembilan juta, setelah peraturan registrasi kartu SIM diberlakukan.
 
Melalui paket internet unlimited yang diluncurkan pada bulan Ramadan lalu, Smartfren berharap dapat segera mengembalikan jumlah pelanggannya.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif