Apple merilis tiga iklan baru untuk iPhone, salah satunya terfokus pada enkripsi.
Apple merilis tiga iklan baru untuk iPhone, salah satunya terfokus pada enkripsi.

iPhone Promosi Soal Enkripsi, Lingkungan, dan Privasi

Teknologi apple
Lufthi Anggraeni • 02 Juli 2019 10:30
Jakarta: Apple merilis tiga iklan baru untuk iPhone, salah satunya terfokus pada enkripsi di aplikasi pesan dan perangkat mobile. Pada iklan pertama berdurasi 15 detik ini, Apple mempromosikan enkripsi end-to-end untuk iMessages yang dikirim oleh dua pengguna iOS.
 
Aplikasi Apple Messages ditampilkan menggunakan dua balon kata berbeda warna, yaitu biru dan hijau. Pesan yang diterima dalam balon kata berwarna biru merupakan iMessage yang dikirimkan dari sesama pengguna iOS dan terenkripsi.
 
Sedangkan balon kata hijau ditampilkan mengindikasikan pesan dikirim via SMS, termasuk pesan yang dikirim dari perangkat Android. Balon kata berwarna hijau ini juga mengindikasikan bahwa pesan tidak terenkripsi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Iklan kedua memanfaatkan grafis untuk menampilkan bahwa Apple meninjau aplikasi guna mencegah malware dari App Store. Sedangkan iklan ketiga menampilkan bahwa Apple mendaur ulang hingga komponen terkecil dari iPhone.
 
Sebagai contoh, unit yang didaur ulang akan menghasilkan .83 gram tungsten. Apple, seperti produsen smartphone pada umumnya, menggunakan bahan tungsten untuk menyolder bagian ke motherboard.
 
Ketiga iklan ini tertaut ke situs yang telah dioperasikan Apple selama beberapa saat, bertajuk iPhone can do what?. Halaman situs ini berisi klip video berdurasi singkat terkait dengan fitur tertentu pada iPhone yang mungkin ingin diketahui oleh konsumen.
 
Sejumlah topik pada halaman situs tersebut termasuk cara menggunakan Air Drop untuk berbagi foto secara offline, cara menggunakan Do Not Disturb untuk menonaktifkan notifikasi, langkah yang dibutuhkan untuk menciptakan Memoji, cara menjadikan ukuran teks lebih besar, dan sebagainya.
 
Iklan baru Apple yang terfokus pada privasi, keamanan dan lingkungan ini akan tersiar di beberapa wilayah tertentu, salah satu yang telah dipastikan adalah wilayah Amerika Serikat.
 
Sebelumnya, SVP of Service Apple, Eddy Cue mengklaim pengguna Apple Music telah melampaui 60 juta pengguna.
 
Apple mengonfirmasi bahwa jumlah ini meliputi pengguna versi gratis dengan masa percobaan. Sayangnya, Apple enggan menjabarkan secara rinci jumlah pengguna layanan streaming musik versi berbayar miliknya.
 
Sementara itu, pengumuman pengunduran diri yang disampaikan oleh salah satu tokoh penting Apple, yaitu Jony Ive, menyebabkan saham Apple mengalami penurunan nilai. Pada hari Kamis, nilai saham Apple turun lebih dari satu persen, senilai setidaknya USD9 miliar.
 

 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif