Telkomsel Pasang Digitalisasi di Perusahaan Jasa Keamanan
Kerja sama Telkomsel dan G4S dalam digitalisasi
Jakarta: Telkomsel menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan G4S Indonesia.

Melalui kerja sama ini, Telkomsel akan menyediakan berbagai solusi digital kepada salah satu perusahaan jasa keamanan tersebut meliputi layanan IoT Control Center, FleetSight dan Compack Enterprise.

Direktur Sales Telkomsel, Sukardi Silalahi mengatakan, ”Solusi-solusi bisnis berbasis IoT telah dipercaya dan semakin relevan dengan inisiatif transformasi digital bagi bisnis di berbagai sektor.”


G4S sendiri merupakan perusahaan global penyedia jasa keamanan terintegrasi dengan lini bisnis utama yang terdiri dari pengelolaan uang tunai, jasa petugas keamanan, stasiun pusat pemantauan, layanan ATM terintegrasi, serta sistem dan teknologi keamanan.

G4S saat ini memiliki 13.000 karyawan yang tersebar di 52 kota di Indonesia untuk layanan pengelolaan uang tunai. Sedangkan untuk jasa petugas keamanan tersebar dari Sumatera hingga Papua.

“Penggunaan dan penerapan teknologi merupakan salah satu prioritas dan strategi G4S ke depannya untuk diterapkan dalam seluruh proses bisnis dan operasional," kata President Director G4S Indonesia, David Batubara. 

Solusi digital yang disediakan Telkomsel bagi G4S Indonesia meliputi layanan Control Center, FleetSight dan Compack Enterprise. Solusi IoT Control Center akan membantu otomatisasi pengelolaan layanan seluler perangkat yang terhubung internet untuk mengoptimalkan penggunaan dengan biaya operasi yang efisien. 

FleetSight akan membantu perusahaan mengendalikan armada sekaligus melakukan efisiensi dalam pemeliharaan aset bergerak. Kegiatan operasional seluruh armada G4S Indonesia yang terdiri dari sekitar 500 mobil dan 200 motor akan didukung layanan Telkomsel FleetSight.

Sedangkan sekitar 2.000 karyawan dan 10.000 mitra G4S Indonesia akan dilengkapi Compack Enterprise, layanan komunikasi dengan dukungan keamanan data perusahaan dan jaringan internet 4G LTE Telkomsel.

“Hal ini sejalan dengan roadmap pemerintah Making Indonesia 4.0 menuju Revolusi Industri 4.0,” pungkas Sukardi.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.