Twitter uji fitur baru. (NurPhoto via Getty Images)
Twitter uji fitur baru. (NurPhoto via Getty Images)

Twitter Uji Fitur Label Original

Teknologi media sosial twitter
Ellavie Ichlasa Amalia • 25 Januari 2019 10:12
Jakarta:Twitter menguji fitur baru yang bertujuan untuk memudahkan pengguna mengetahui orang pertama yang membuat sebuah kicauan. Sebagian pengguna iOS dan Twitter mengatakan bahwa mereka mulai melihat label "Original Tweeter".
 
Pada bulan ini, Twitter memang sempat berkata mereka akan meluncurkan fitur yang memudahkan pengguna mengetahui konteks sebuah kicauan.
 
Fitur ini berguna, khususnya untuk mengurangi tingkat bullying dan pelecehan di platform Twitter, terutama jika orang yang membuat kicauan pertama adalah orang ternama, lapor Engadget.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Misalnya, Bill Gates membuat sebuah kicauan. Label Original Tweeter dan centang berwarna biru akan memudahkan netizen tahu ketika Bill Gates yang membalas komentar di cuitannya dan membedakan orang yang membuat kicauan asli dengan akun spam yang menggunakan nama akun mirip.

 
Twitter menjelaskan pengujian mereka pada TechCrunch. Director of Product Management, Sara Haider mengatakan, "Kami mempertimbangkan untuk memberikan konteks pada sebuah diskusi dengan menyoroti komentar yang relevan -- misalnya komentar dari orang yang pertama memulai diskusi."
 
Selain itu, Twitter juga belum lama ini mencoba untuk membuat balasan sebuah kicauan memiliki warna yang berbeda.
 
Label ini mungkin bukan cara terbaik untuk menunjukkan orang yang pertama kali memulai diskusi. Sebagian orang bahkan menyebut label ini "jelek dan mengganggu".
 
Ada cara lain untuk melakukan apa yang Twitter lakukan. Dalam sebuah forum diskusi online misalnya, mereka hanya memberikan ikon mikrofon pada orang yang mengunggah sebuah post pertama kali.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi