Kata.ai Kenalkan Inovasi Conversational AI di Indonesia

Lufthi Anggraeni 08 Desember 2018 09:32 WIB
teknologi
Kata.ai Kenalkan Inovasi Conversational AI di Indonesia
Kata.ai memperkenalkan sejumlah fitur kecerdasan buatan berbasis percakapan atau conversational AI.
Jakarta: Kata.ai meluncurkan inovasi teknologi kecerdasan buatan berbasis percakapan atau conversational AI karyanya dalam Kata Platform 3.0. Inovasi ini diumumkan pada ajang Interact 2018, dengan tema “AI for Intelligent Digital Transformation.

"Selama tahun 2017 hingga tahun 2018, kami mendapatkan banyak kesempatan untuk bekerja sama dengan pelaku industri di Indonesia yang mulai menyadari pentingnya memanfaatkan teknologi AI untuk mengembangkan bisnis mereka di era yang semakin kompetitif," ujar CEO dan Co-Founder Kata.ai Irzan Raditya.

Inovasi tersebut termasuk teknologi Text Summarization, fitur pengolahan informasi teks panjang menjadi ringkasan sebanyak tiga kalimat secara otomatis. Fitur ini memungkinkan pengguna mengolah informasi panjang menjadi informasi singkat agar mudah dicerna.


Fitur lainnya yaitu Voice Chatbot, memungkinkan chat bot karya Kata Platform untuk mengolah pesan berbentuk suara dari pengguna, sehingga interaksi tidak memerlukan aktivitas menulis. Kata Platform juga dibekali dengan fitur lain seperti Project System, Modules, CMS Studio, dan Natural Language Prediction API.

Fitur tersebut merupakan hasil proses penelitian dan pengembangan tim riset Kata.ai melalui berbagai karya ilmiah yang telah dipresentasikan di konferensi AI tingkat Internasiona, termasuk ACL Workshop on Deep Learning Approaches for Low-Resource NLP di Australia, EMNLP Workshop on Noisy User-generated Text di Belgia.

Riset dan pengembangan ini juga telah dipresentasikan di International Conference on Asian Language Processing (IALP) 2018 di Universitas Telkom, Bandung. Hal ini merupakan bentuk komitmen Kata.ai untuk berkontribusi dalam kemajuan teknologi AI dari sisi ilmiah, tidak hanya membangun produk.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.