YouTube Android Sudah Terpasang Lebih dari 5 Miliar Kali

Lufthi Anggraeni 06 Desember 2018 10:36 WIB
youtube
YouTube Android Sudah Terpasang Lebih dari 5 Miliar Kali
Halaman Google Play Store menyebut bahwa YouTube telah diinstal sebanyak lima miliar kali.
Jakarta: Halaman aplikasi YouTube di Google Play Store, menyebut bahwa aplikasi video streaming ini telah dipasang di perangkat Android sebanyak lebih dari lima miliar kali.

Hal ini terbantu oleh kehadiran aplikasi ini sebagai aplikasi bawaan di setiap perangkat Android. Pada tahun lalu, layanan Google Play menjadi aplikasi pertama yang mencapai lima miliar instalasi, didorong oleh popularitas sistem operasi Android.

Sementara itu, Apple iPhone generasi pertama merupakan smartphone pertama yang dibekali dengan aplikasi YouTube, dan ditampilkan pada iklan perangkat pertamanya. Apple ingin iPhone menjadi perangkat pertama yang dibekali dengan YouTube.


Apple menerima izin dari Google untuk membangun pemutar YouTube di perangkatnya. Pada tahun 2012, Google mengendalikan aplikasi YouTube di iOS dan menolak memperbarui kesepakatannya dengan Apple.

Hal inilah yang menyebabkan pengguna iOS untuk kembali menginstal YouTube di iPhone mereka. Kini aplikasi YouTube telah cukup populer di iPhone, dan perangkat Android generasi pertama berbekal dukungan YouTube khusus.

Aplikasi Android lain yang dikembangkan oleh Google juga memiliki angka pemasangan tinggi. Sebagai contoh, aplikasi keyboard QWERTY Gboard, Gmail, Google Search, dan Google Photos telah terpasang masing-masing sebanyak satu miliar kali.

Sebelumnya, YouTube mengumumkan akan menghadirkan fitur Stories dan memungkinkan saluran dengan 10 ribu atau lebih pelanggan untuk mengunggah video sementara pada fitur tersebut.

Meski mengusung konsep yang sama dengan Instagram Stories dan Snapchat Stories , fitur YouTube ini dapat ditonton hingga tujuh hari setelah diunggah, bukan 24 jam.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.