Microsoft mendaftarkan paten terkait USB-C dengan menggunakan sistem magnetik.
Microsoft mendaftarkan paten terkait USB-C dengan menggunakan sistem magnetik.

Microsoft Daftarkan Paten Sistem USB-C Magnetik

Teknologi microsoft
Lufthi Anggraeni • 31 Desember 2018 09:51
Jakarta: Microsoft mendaftarkan dokumen paten untuk sistem USB-C magnetik menggunakan steker dan penerima magnetik, untuk mempermudah proses pengisian daya dan transfer data pada tablet Surface di masa mendatang.

Saat ini, tablet Surface Pro 6 menggunakan teknologi khusus bertajuk Surface Connect, namun tablet Surface Go menggunakan port USB-C. Pendaftaran paten ini diperkirakan sebagai indikator bahwa lini Surface Pro juga akan menggunakan port USB-C.

Dokumen paten ini didaftarkan kepada World Intellectual Property Organization (WIPO) pada tanggal 23 Maret lalu. Dokumen ini mengusung judul Magnetically Activated Latch Mechanism, dan dengan nomor kode US20180375271.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Sementara itu, dokumen ini juga menampilkan gambar kabel USB-C dengan dukungan magnet di masing-masing sisi steker, satu di sisi komputer dan lainnya di sisi penerima. Hal ini memungkinkan kabel untuk terhubung ke port bahkan saat berada di jarak yang cukup jauh tanpa perlu usaha lebih. Dokumen ini juga menjelaskan bahwa sistem magnetik tersebut juga memungkinkan sketer dan port terlepas saat berada di jarak yang terlalu jauh, tanpa perlu usaha lebih dan tidak akan merusak sistem.

Steker USB-C non-magnetik reguler terhubung ke port memanfaatkan slot di bagian dalam port untuk mengunci posisi. Namun, jika menggunakan kabel USB-C magnetik, magnet akan menonaktifkan fungsi slot, memungkinkan steker USB-C untuk terhubung dengan port hanya dengan tenaga magnet.

Dengan menggunakan kabel bertenaga magnet ini, pengguna tidak perlu mengeluarkan tenaga untuk menghubungkan steker ke port. Dan kabel akan dengan mudah dilepaskan, hanya dengan menariknya menjauh dari tablet.

Berbeda dengan kabel reguler yang berpeluang mengalami kerusakan saat melepaskan kabel dengan menariknya dari tablet, yang tidak akan dialami oleh kabel bersistem magnetik.

Dokumen paten ini tidak menjamin bahwa Microsoft akan mengaplikasikan teknologi tersebut pada tablet Surface Pro mendatang.


(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi