Ini Alasan Apple Hapus Tumblr dari iOS
Tumblr dihapus dari App Store karena Apple menemukan konten pornografi anak di platform tersebut.
Jakarta: Tumblr sekali lagi mengukuhkan reputasinya sebagai aplikasi pilihan untuk menampilkan gaya hidup alternatif, saat alasan Apple menghapusnya dari App Store terungkap. Di antara konten model bertato, Apple menemukan konten lain terkait dengan pornografi anak.

CNET melaporkan telah mendapatkan komentar dari pihak Tumblr terkait dengan kelalaian pada proses penyaringan konten ini.

Tumblr mengaku tidak menoleransi konten yang menampilkan eksploitasi seksual dan kekerasan terhadap anak, dan berkomitmen untuk membangun lingkungan online yang aman untuk seluruh pengguna.


Tumblr juga menyebut telah bekerja sama dengan mitra di industri, untuk secara aktif mengawasi konten yang diunggah, dan konten yang terdeteksi melanggar kebijakannya tidak akan pernah terbit di platform miliknya.

“Audit rutin untuk menemukan konten pada platform kami belum termasuk data dari industri, Kami segera menghapus konten ini. Keamanan konten merupakan aspek menantang dari pengoperasian platform besar. Kami akan terus berupaya untuk menjadi lebih baik, dan tidak ada prioritas lain yang lebih penting dari ini untuk tim kami.”

Mengingat badan penegak hukum telah terlibat, penghapusan dari App Store mungkin telah diamanatkan kepada Apple, dan satu-satunya pembaruan dari situs dukungan Tumblr sejauh ini hanyalah bahwa Tumblr tengah bekerja keras untuk mengembalikan aplikasinya di App Store sehingga dapat kembali digunaka oleh pengguna iOS.

Sementara itu, aplikasi ini tetap tersedia di platform Android. Sebagai pengingat, Tumblr kini merupakan bagian dari konglomerasi media Oath dengan Verizon sebagai induk perusahaan. Sebelumnya, pengguna Tumblr versi iOS tidak dapat melakukan pencarian saat Safe Mode nonaktif.

Sejumlah pengguna juga mengaku melakukan uninstall pada aplikasi ini, dengan tujuan untuk menginstal kembali namun tidak dapat menemukan aplikasi di App Store.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.