Menjajal Mate 20 Pro, Ponsel Premium Baru Huawei

Cahyandaru Kuncorojati 22 Oktober 2018 19:01 WIB
huawei
Menjajal Mate 20 Pro, Ponsel Premium Baru Huawei
Huawei Mate 20 Pro.
Jakarta: Minggu lalu, bertempat di London, Inggris, Huawei memperkenalkan smartphone seri Mate terbaru, yaitu Mate 20, Mate 20 Pro, dan Mate 20 X. Memiliki spesifikasi terbaik, baik jika dibandingkan dengan ponsel lain dari Huawei atau ponsel dari pesaing, Mate 20 Pro dan kedua saudaranya masuk menjadi smartphone flagship.

Sebelum ini, Medcom.id telah menjajal P20 Pro, smartphone flagship dari Huawei P series. Meskipun begitu, harus diakui, Mate series hadir dengan desain lebih mewah. Bodi dari Huawei Mate memiliki sisi melengkung di kedua sisi layarnya.

Pertama kali melihatnya layar Mate 20 Pro, satu hal yang langsung menarik perhatian kami adalah warna layar yang cerah. Selain itu, wallpaper ponsel juga menunjukkan kekayaan warna layar. Wajar saja, Huawei menggunakan layar Super AMOLED.

Layar Mate 20 Pro juga terasa sangat lega. Tidak aneh, mengingat ukuran layar ponsel ini adalah 6,39 inci. Layar ponsel agak melengkung di sisi kanan dan kiri, sementara pada bagian atas layar, ada poni kecil.


Tidak sabar, Medcom.id langsung menggenggam Huawei Mate 20 Pro. Jelas bahwa desain layar yang sedikit melengkung tidak hanya bertujuan membuat ponsel terlihat cantik, tapi juga agar desain ponsel menjadi ergonomis, nyaman untuk digenggam di tangan.

Pada bagian belakang, Huawei Mater 20 Pro menggunakan material yang tampil seperti kaca karena mampu memantulkan cahaya atau gambar dengan cukup jelas. Di punggung, tidak ada sensor sidik jari lantaran fitur tersebut sudah dipindahkan ke balik layar. Jika Huawei ingin membuat Mate 20 Pro terlihat ramping dan elegan, mereka sukses.

Bagian yang paling menarik perhatian dari punggung Huawei Mate 20 adalah kamera. Huawei Mate 20 Pro terlihat memiliki empat lensa walau ia hanya memiliki tiga kamera berkat adanya LED Flash.

Sayangnya, masih belum diketahui kapan Huawei Mate 20 Pro akan dirilis di Indonesia. Jika Huawei memutuskan untuk merilis seri Mate terbarunya, kemungkinan, mereka akan langsung membawa seri Pro, sama seperti saat Huawei membawa P20 Pro ke Indonesia.



(ELL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.